
Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (19/9). TGB menjawab sejumlah isu terkini terkait berbagai persoalan.
JawaPos.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zaenul Majdi alias Tuan Guru Bajang membantah keterlibatan dirinya dalam kasus Divestasi Saham PT Newmont yang tengah diselidiki KPK.
Dia mengaku memiliki bukti bahwa dirinya memang tak terlibat. Terutama mengenai isu adanya aliran duit miliaran ke rekeningnya.
"Faktanya adalah itu perjanjian perdata saya jauh sebelum masalah hukum ini ada dan saya sudah melunasi pokok maupun bunga dari perjanjian itu," tegasnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (19/9).
"Ya itu lah buktinya, dan kalo saya tidak ada sesuatu yang terkait dengan divestasi," ujarnya.
Perjanjian perdata yang dimaksud TGB adalah soal pinjaman uangnya kepada Roesan Roeslani, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Ketika itu TGB meminjam uang kepada Roesan sekitar Rp 1,1 miliar.
Roesan sebagaimana disampaikan TGB, mentransfer uang atas nama perusahaannya, Recapital.
Menurut pengakuan TGB, akad atau perjanjian pelunasan hutang ditandatangani pada 2012. Jauh sebelum adanya kasus Divestasi Newmont.
"2012 saya yakin saya tandatangan akad, dan semua hal yang terkait dengan masalah ini dimulai dari penyelidikan pada tahun 2018 bulan Mei. Artinya sebelum dimulainya proses penyelidikan atau proses pengumpulan keterangan dari KPK, sudah dibuat perjanjian (perdata) itu," imbuhnya.
Alumnus Al Azhar Kairo itu menyebut jika KPK sempat mengunjungi Recapital. Mereka meminta salinan perjanjian tersebut. Baginya, ini menandakan bahwa dirinya sama sekali tak terlibat dalam kasus Newmont.
"Bapak Rosan menyampaikan pada saya pada tahun 2013 atau 2014 KPK sempat datang ke PT Recapital lalu diberikan copy dari salinan perjanjian itu menurut info yang saya terima," tuturnya.
"Artinya apa, akad ini sudah ada mengikat saya dengan yang meminjamkam ini," tutupnya.
Sebelumnya, KPK tengah mengusut pertemuan antara TGB dengan Deputi Penindakan lembaga antirasuah, Brigjen Pol Firly pada Mei lalu.
Ini karena beredar kabar, TGB dan Firly kedapatan bermain tenis bersama di Lapangan Tenis Wira Bhakti, Gebang. Dalam foto yang beredar, Filry tampak berfoto bersama TGB dan pihak lain sambil memegang raket.
Padahal tim penyelidik lembaga yang digawangi Agus Rahardjo cs ini dikabarkan tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi divestasi saham PT Newmont, yang diduga menyeret TGB.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
