
Ilustrasi kebakaran. (Antara)
JawaPos.com - Kebakaran hebat kembali terjadi di pengujung tahun. Kali ini insiden tragis itu menimpa Panti Jompo Damai yang beralamat di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Musibah Minggu malam (28/12) itu menewaskan 16 korban. Sebagian besar korban adalah lansia.
Dikutip dari pemberitaan Kaltim Post (Jawa Pos Group) pada Senin (29/12), kebakaran itu dilaporkan bermula dari api yang pertama kali terlihat pada bagian atas bangunan panti. Warga sekitar yang melihat kobaran api sempat berusaha membantu dan menyelamatkan para korban.
Beberapa orang dilaporkan nekat menerobos kepulan asap untuk mengevakuasi lansia yang terjebak di panti jompo tersebut. Kepala lingkungan setempat, Johana Tumuju, menyampaikan bahwa kebakaran itu dilaporkan oleh warga. Saat dia tiba di lokasi, api masih menyala dan membakar sejumlah ruangan di panti tersebut.
Dugaan awal, sumber api berasal dari area dapur di lantai atas. Namun, kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. Korban selamat sudah dievakuasi ke RSUD Manado untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara jenazah korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Bhayangkara.
”Kami sementara proses datanya 16 korban jiwa dan 3 luka bakar,” ungkap Kepala Dinas Damkar Charles Rotinsulu sebagaimana diberitakan oleh Manado Post (Jawa Pos Group).
Berdasar data, belasan korban meninggal dalam kebakaran tragis tersebut terdiri atas:
1. Olfa Sumual (76)
2. Rike Kaligis (73)
3. Meiske Merke (60)
4. Christian Yusuf (52)
5. Petrus Fredy (83)
6. Stien Walelenh (80)
7. Chia Chin Hin (92)
8. Olin Kopalit (61)
9. Joppy Wahani (70)
10. Paulus Kaonang (70)
11. Jetty Kandou (86)
12. Stien Gerungan (70)
13. Yutindam (70)
14. Kean She Poe (68)
15. Rolin Rumeen (64)
16. Lao Kim Hoa (73)
Berdasar data sementara, Panti Jompo Damai dihuni oleh 35 lansia. Terdiri atas 5 pria dan 30 perempuan. Sejauh ini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan sumber api. Kapolresta Manado Kombes Irham Halid mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan, khususnya terkait dengan penyebab kebakaran.
”Belum diketahui. Masih menunggu hasil olah TKP,” imbuhnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
