
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2019-2024 Nadiem Makarim resmi di tahan Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Tersangka kasus dugaan korupsi proyek chromebook, Nadiem Anwar Makarim, kembali masuk rumah sakit. Kali ini dia dibantarkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) karena harus menjalani operasi. Nadiem dikirim ke rumah sakit beberapa hari sebelum sidang perdana yang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pekan depan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan bahwa Nadiem dibantarkan ke rumah sakit Sejak senin malam (8/12). Anang memang tidak menyebut secara terperinci rumah sakit yang merawat mantan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi (mendikbud ristek) tersebut. Dia hanya memastikan bahwa proses itu dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
”Yang bersangkutan dibantar di rumah sakit dikarenakan sakit dan perlu perawatan sejak Senin malam,” imbuhnya.
Anang tegas menyatakan bahwa Nadiem tetap dalam pengawasan dan pengawalan ketat Kejagung meski tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Sejauh ini belum ada informasi mengenai penundaan atau perubahan jadwal sidang perdana dalam kasus tersebut. Sebelumnya Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung Riono Budisantoso menyampaikan bahwa kerugian negara dalam kasus tersebut lebih dari Rp 2,1 triliun.
”Total kerugian negara mencapai lebih dari Rp 2,1 triliun,” ungkap dia kepada awak media.
Menurut Riono, angka tersebut diperoleh dari 2 sumber utama. Pertama mark up harga Chromebook. Kedua pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang disebut tidak memiliki urgensi. Temuan tersebut membuat nilai kerugian negara melonjak hingga ratusan miliar rupiah. Dari hitungan awak Rp 1,9 triliun menjadi lebih dari Rp 2,1 triliun.
Tidak sendirian, Nadiem akan disidangkan bersama beberapa tersangka lainnya. Yakni Direktur SD Kemendikbud Ristek Sri Wahyuningsih, mantan Direktur SMP Kemendikbud Ristek Mulyatsyah, dan konsultan teknologi Ibrahim Arief. Mereka terjadwal menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan pada pekan depan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
