
Ayu Puspita, owner wedding organizer, tersangka kasus penipuan dan penggelapan dengan korban mencapai ratusan orang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 16 miliar. (tiktok: bolehjadi666)
JawaPos.com-- Ayu Puspita, owner salah satu wedding organizer (WO) di Jakarta dibuat tak berkutik saat berhadapan dengan para korbannya di rumahnya yang terletak di bilangan Jakarta Timur pada Minggu (7/12). Potongan videonya kini bertebaran di media sosial, termasuk di platform TikTok.
Dalam video unggahan akun TikTok @bolehjadi666, Ayu Puspita menjelaskan tentang solusi untuk menyelesaikan permasalahan terkait acara pernikahan yang berujung berantakan dari para korbannya.
Menurut Ayu Puspita, ada dua klien menemukan titik kesepakatan akan dibayar kerugian katering yang tidak ada pada waktu acara pernikahan. Ayu dan dua kliennya katanya sudah sepakat dan menandatangani perjanjian tertulis di atas materai.
"Kesepakan kami dengan dua klien kemarin, membayar dana katering yang tidak keluar. Yang dua seperti itu untuk penyelesaiannya," kata Ayu Puspita di hadapan sejumlah korbannya.
Salah satu korban mengaku tidak mau hanya dijanji-janjikan dengan perjanjian tertulis di atas materai. Menurut dia, perjanjian seperti itu tidak kuat dan dikhawatirkan Ayu Puspita bakal melarikan diri.
Korban yang menggeruduk Ayu Puspita mengaku ingin jaminan fisik yang dapat dipegang. Ayu menolak memberikan jaminan karena merasa tidak punya barang yang bisa dijadikan jaminan.
Situasi semakin memanas membuat Ayu Puspita jadi kian terpojok. Para korban mengaku akan melaporkannya ke ranah hukum dan bakal menjebloskannya ke dalam penjara apabila tidak ada kepastian soal pembayaran.
"Intinya duit keluar, kita bubar (dari rumah Ayu)," ungkap salah satu korban.
Ayu Puspita kewalahan menghadapi sejumlah korban.Apalagi dia menghadapi mereka sendirian saja. Matanya memerah nyaris mau menangis karena desakan dari sejumlah korban sangat intens terhadapnya.
"Ini bukan cuma uang saja, tapi malunya. Kamu tahu nggak rasa malunya? Saya nggak mau ya cuma 50 persen. Saya juga mau sama biaya rasa malu saya. Memangnya kamu pikir gampang nyakitin semua orang tamu-tamu undangan (di acara pernikahanku)," ungkap salah seorang korban seorang perempuan membuat Ayu jadi semakin terpojok.
Kabarnya, ada sekitar 230 korban akibat ulah Ayu Puspita. Dia meminta pembayaran full di awal dari para pengguna jasanya. Namun pada hari H pernikahan, acara jadi tidak beres alias berantakan. Misalnya, katering tidak ada padahal sudah dibayar secara lunas.
Kerugian dialami para korban kabarnya mencapai Rp 16 miliar. Kasus ini sedang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara setelah sejumlah korbannya membuat laporan polisi atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Kini, Ayu Puspita bersama beberapa orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan mereka dikenakan penahanan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
