Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 02.10 WIB

Awalnya Keras Membela, Benny Simanjuntak Kini Terdiam Usai Joanthan Frizzy Jadi Tersangka

Jonathan Frizzy. (Istimewa) - Image

Jonathan Frizzy. (Istimewa)

JawaPos.com - Benny Simanjuntak beberapa waktu lalu sempat bicara cukup keras karena Jonathan Frizzy dikaitkan dengan kasus obat keras. Dia bicara cukup keras karena sejumlah media menyebut Ijonk terlibat kasus narkoba. Dia tahu bahwa obat keras dan narkoba merupakan dua hal yang berbeda.

Setelah Ijonk ditetapkan sebagai tersangka atas kasus likuid cartridge pods mengandung zat etomidate oleh Poresta Bandara Soekarno-Hatta, Benny Simanjuntak tidak lagi vokal. Dia lebih memilih diam demi memperlancar proses penegakan hukum.

Benny Simanjuntak rupanya termasuk orang yang punya komitmen. Sebelumnya, dia menegaskan tidak akan melindungi orang terdekatnya sekalipun jika melakukan pelanggaran hukum atau melakukan kejahatan.

"Saya orangnya tidak peduli mau saudara mau teman, kalau salah bilang salah. Saya tidak tahu apalah itu kejelekan saya apa kebaikan saya. Jadi, saya selalu di pihak yang membenarkan kebenaran," ujar Benny Simanjuntak beberapa waktu lalu.

Dia pun meminta publik untuk melihat rekam jejaknya selama ini jika ingin tahu siapa dirinya dan komitmen yang dipegangnya. Benny Simanjuntak tegas menyebut, dirinya tidak akan menutupi kejahatan dari orang terdekatnya.

"Lihat saja rekam jejak saya, kalau saya salah saya diam dan minta maaf. Tapi untuk kebenaran, mati pun saya bangga. Jadi jangan sekali-kali membalikkan fakta, saya akan fight sampai kemampuan saya habis!," ungkapnya.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Ronald Sipayung dalam acara jumpa pers mengungkapkan bahwa penetapan Ijonk sebagai tersangka karena peran sentralnya dalam kasus obat keras dengan barang bukti berupa likuid cartridge pods mengandung zat etomidate, cukup besar.

Jonathan Frizzy yang mengatur semuanya dari awal barang bukti masih berada di Malaysia supaya bisa masuk ke Tanah Air.

"Disitu disiapkan tiket untuk keberangkatan dari Malaysia ke Jakarta. JF menginformasikan tempat menginap di Kuala Lumpur. JF juga melakukan pengontrolan," kata AKBP Ronald.

Jonathan Frizzy yang berkomunikasi dengan bandar EDS terkait rencana membawa cartridge pods mengandung zat etomidate dari Malaysia ke Indonesia.

Jonathan Frizzy juga menyediakan jasa kurir untuk membawa cartridge pods berisi liquid. Selain itu, Ijonk yang membuat grup WhatsApp untuk melancarkan misi membawa barang terlarang ini ke Indonesia.

Peran Jonathan Frizzy juga cukup sentral karena dia memiliki peran dalam mengurus barang bukti supaya bisa dikeluarkan oleh Bea Cukai Bandara Soetta setelah tiba dari Malaysia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore