Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 04.15 WIB

Empat Polda Gagalkan Penyelundupan 17 Senjata Api dan 3.573 Butir Amunisi ke KKB Papua, Tujuh Tersangka Diamankan

Berbagai senjata api dan ribuan butir amunisi disita Polisi dari upaya penyelundupan ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. (Juliana Christy/JawaPos.com)

 

 
 
 
 
JawaPos.com-Upaya penyelundupan senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua, berhasil digagalkan berkat kerja sama Satgas Damai Cartenz dengan empat Kepolisian Daerah (Polda), yakni Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), dan Polda Jawa Timur (Jatim).
 
 
Kapolda Jatim Komjen Pol Imam Sugianto, yang juga menjabat sebagai Astamaops Kapolri, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim Damai Cartenz dalam mengungkap jaringan penyelundupan senjata ini. "Saya mengapresiasi kerja keras tim Damai Cartenz yang didukung oleh seluruh jajaran Polda terkait dalam menggagalkan suplai senjata dan amunisi ke KKB di Tanah Papua," ujarnya dalam konferensi pers di Polda Jatim, Selasa (11/3).
 
Dalam operasi tersebut, polisi menyita 3.573 butir amunisi berbagai kaliber dan 17 pucuk senjata api berbagai jenis, termasuk lima pucuk senjata rakitan yang dilengkapi dengan peralatan penunjang. Amunisi tersebut terdiri dari 42 butir kaliber 5,56 mm, 198 butir kaliber 5,6 mm, 152 butir kaliber 30, 197 butir kaliber 7,62 mm, dan 14 butir kaliber 9 mm. Barang bukti amunisi ini ditemukan di beberapa lokasi, di antaranya 882 butir di Keerom, Papua; 982 butir di Bojonegoro, Jawa Timur; 1.147 butir di Manokwari, Papua Barat; dan 262 butir di Sleman, DIJ.
 
Selain amunisi, aparat juga mengamankan 17 pucuk senjata api dari tangan tersangka Yuni Enumbi. Perinciannya adalah, 6 pucuk senjata, yakni 2 pucuk laras panjang dan 4 pucuk laras pendek. Selain itu, ada 5 pucuk senjata rakitan jenis Fajar serta 6 pucuk senjata api lainnya yang belum teridentifikasi. Polisi juga menyita berbagai barang bukti lain seperti mesin bubut, mobil pikap, magasin, selongsong peluru, popor senjata, laras rakitan, serta dua buah detonator.
 
Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari penangkapan Yuni Enumbi, seorang mantan anggota TNI yang sebelumnya bertugas di Kodam XVIII Kasuari, Papua Barat. Dari tangan Yuni, polisi menyita 882 butir amunisi dan enam pucuk senjata api, yang dikirim dari Surabaya menggunakan jasa pengiriman kapal laut. "Amunisi dan senjata itu disimpan di dalam kompresor yang di luarnya dipacking dengan papan kayu," ujarnya menjelaskan modus penyelundupan tersebut.
 
Hasil penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa pemasok utama berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. Polda Jatim kemudian menangkap Teguh Wiyono, yang berperan sebagai pemasok dan distributor senjata serta amunisi. Selain itu, polisi menangkap Muhammad Kamaluddin, yang berperan sebagai operator mesin perakitan senjata api, serta Pujiono, yang bertindak sebagai perakit senjata api. Di wilayah Sleman, DIJ, polisi juga menangkap Adi Pamungkas, yang diketahui menyimpan senjata dan amunisi.
 
Dalam pengembangan kasus ini, Polda Papua dan Papua Barat juga berhasil menangkap Eko Sugiyono, seorang mantan anggota TNI yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan senjata. Selain itu, polisi mengamankan M Herianto, yang berperan dalam pengemasan barang sebelum dikirim ke Papua. "Dari keterangan Yuni Enumbi, diketahui bahwa pemasok utama berasal dari Bojonegoro. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap enam tersangka lainnya di empat wilayah berbeda," kata Irjen Pol Patrige Renwarin.
 
Kapolda Papua juga menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan oknum TNI/Polri dalam kasus ini. Namun, ia menekankan bahwa jika ditemukan ada anggota yang terlibat dalam jual beli senjata api kepada KKB, maka akan diberikan tindakan tegas.
 
"Kami pastikan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan ini, termasuk jika ada oknum yang bermain dalam kasus penyelundupan senjata ke KKB," tegasnya. (*) 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore