
ILUSTRASI: Petugas Gegana berjaga di dekat rumah di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (1/8) yang diduga dihuni oleh tiga terduga teroris. (Ananto Pradana/Antara)
JawaPos.com–Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombespol Dirmanto menyebut, tiga terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror, Rabu (31/7), menempati rumah di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kota Batu, selama 1,5 tahun.
”Informasi sementara yang kami terima sewa 2 tahun, sekarang sudah jalan 1,5 tahun,” kata Kombespol Dirmanto seperti dilansir dari Antara di Kota Batu, Kamis (1/8).
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 02 Yulianto mengatakan, penghuni rumah tersebut merupakan sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga setempat. Ketiganya diketahui tidak pernah menerima tamu maupun melakukan aktivitas di rumah tersebut.
”Dalam KK (kartu keluarga) itu orang Jakarta, suami, istri, dan anak. Kalau tamu, saya rasa tidak ada karena tertutup. Katanya kerja di Batu. Kalau pekerjaannya apa, saya kurang tahu,” kata Ketua RT.
Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di salah satu rumah Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (1/8) pagi. Penggeledahan dibantu petugas dari Laboratorium Forensik dan Tim Penjinak Bom Sat Brimob Polda Jawa Timur.
Petugas melakukan pengamanan di sekitar kawasan tersebut. Salah satunya dengan memasang garis polisi. Selain itu, beberapa personel tampak membawa senjata api laras panjang.
Sekitar pukul 12.01 WIB mobil Inafis melintas masuk ke dekat lokasi penggeledahan, beberapa petugas yang mengambil satu kotak oranye. Namun, tidak diketahui isi kotak tersebut.
Penggeledahan itu merupakan tindak lanjut dari penangkapan tiga orang yang diduga teroris pada Rabu (31/7) malam. Penggeledahan dilakukan di rumah terduga teroris Jalan Hasanudin Gang 26, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu AKP Rudi Kuswoyo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya hanya membantu proses pengamanan lokasi sejak kemarin (31/7) malam.
”Kami hanya mengamankan lokasi saja pada Rabu (31/7) malam,” kata Rudi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
