Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Juni 2024 | 01.25 WIB

Buronan Thailand Chaowalit Pakai Nama Sulaiman, Punya KTP dan Akte Lahir Palsu hingga Rekening BCA

Polisi berada didekat layar yang menampilkan gambar buronan Interpol Thailand Chaowalit Thongduang saat konferensi pers penangkapan buronan Interpol Thailand di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu (2/6/2024). - Image

Polisi berada didekat layar yang menampilkan gambar buronan Interpol Thailand Chaowalit Thongduang saat konferensi pers penangkapan buronan Interpol Thailand di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu (2/6/2024).

JawaPos.com - Bareskrim Polri mengumumkan telah menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Thailand bernama Chaowalit Thoungduang alias Pang Na-Node alias Sulaiman di Apartemen Kembar, Badung, Bali, pada Kamis (30/5). Dia diketahui, buronan kelas 1 kasus narkoba dan pembunuhan di Thailand yang kabur ke Indonesia.
 
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada, mengatakan pada saat dilakukan penangkapan terhadap buronan atas nama Chaowalit Thongduang alias Pang Na-Node alias Sulaiman, tim gabungan mengamankan beberapa barang bukti.
 
"Berupa 4 buah handphone, identitas palsu berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, dan akta kelahiran atas nama Sulaiman, sebagai penduduk dari Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh," kata Wahyu Widada dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).
 
 
Selain itu, polisi juga menemukan tiga kartu ATM yang diduga digunakan oleh Chaowalit untuk membiayai hidupnya selama bersembunyi di Indonesia.
 
"Kemudian rekening BCA atas nama Sulaiman dan satu buah kartu debit BCA, 2 buah kartu debit Prum Thai Bank," sambungnya.
 
Lebih lanjut, Wahyu membeberkan dalam penangkapan yang dilakukan polisi telah mengambil keterangan beberapa orang saksi. Mereka diantaranya, berprofesi sebagai driver ojek online, supir taksi, agen pengiriman uang, pemilik jasa sewa kapal, dan teman buronan selama dalam pelarian di Indonesia.
 
 
"Tim selain melakukan penangkapan juga mengambil keterangan beberapa orang saksi. Total ada 8 WNI yang memiliki keterkaitan dengan pelarian dan pemalsuan identitas serta bagaimana buronan bertahan hidup selama berada di Indonesia," lanjutnya.
 
Sementara itu, dari hasil introgasi, Wahyu menjelaskan buronan Chaowalit masuk ke Indonesia lewat jalur laut pada tanggal 8 Desember 2023. Dia menempuh perjalanan hampir 17 jam dengan menggunakan speed boat.
 
"Diketahui buronan tersebut dia masuk ke Indonesia pada 8 Desember 2023 melalui jalur perairan laut Thailand menggunakan speed boat mesin 200pk memakan waktu perjalanan 17 jam," tandasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore