Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Mei 2024 | 16.57 WIB

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok 

Kecelakaan bus Pariwisata di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. (Instagram) - Image

Kecelakaan bus Pariwisata di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. (Instagram)

JawaPos.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat belum menyampaikan penyebab kecelakaan bus Trans Putera Fajar yang menabrak kendaraan hingga terguling di Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5) malam. Aparat kepolisian akan meminta keterangan dari pihak pengelola bus untuk mencari tahu penyebab kecelakaan.
 
Pasalnya, peristiwa kecelakaan maut yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok menewaskan 11 orang. Para korban merupakan pelajar dan guru.
 
"Semua pasti kami akan ambil keterangan. Perawatan kendaraan bermotor itu wajib dilakukan oleh para pengusaha melalui KIR, melalui perawatan rutin, bengkel. Nanti kami panggil semua," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Pol Wibowo kepada wartawan, Minggu (12/5).
 
 
Polda Jabar juga menerjunkan tim traffic accident analysis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hal itu untuk mengungkap pemicu kecelakaan maut tersebut.
 
Sementara, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) menyatakan bahwa status uji layak bus Trans Putera Fajar telah kedaluwarsa sejak akhir tahun 2023. Kabag Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat, Aznal mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut.
 
"Saat ini Ditjen Hubdat telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut. Adapun pada aplikasi Mitra Darat, bus tersebut tercatat tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala telah kedaluwarsa sejak 6 Desember 2023," ucap Aznal.
 
 
Aznal menyebut, laju bus mengalami oleng dari Bandung menuju Subang, hingga menabrak sepeda motor dari arah berlawanan. Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan maut itu diduga karena terjadi rem blong.
 
"Bus tiba-tiba oleng ke arah kanan dan menabrak sepeda motor yang berada di jalur berlawanan dan bahu jalan sehingga bus terguling. Kecelakaan tersebut diduga karena adanya rem blong pada bus," pungkas Aznal.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore