
Selebgram Rea Wiradinata menjalani sidang perkara kepailitan dan PKPU atas gugatan Arif Budiman, Senin (6/11).
JawaPos.com - Advokat Noverizky Tri Putra Pasaribu meminta selebgram Rea Wiradinata untuk tidak beralibi terkait masalah utang-piutang terhadap dirinya. Noverizky mengaku heran lantaran pernyataan Rea Wiradinata soal utang Rp 2,5 miliar yang menjadi pangkal masalah perseteruan keduanya terus berubah-ubah.
Sebelumnya, kata Noverizky, Rea bicara bahwa uang Rp2,5 miliar adalah titipan bisnis kepada dirinya. Dalam kesempatan berikutnya, Rea menyebut bahwa uang itu adalah utang dan ia bersedia menggantinya.
Sekarang, Rea kembali tidak mengakui bahwa uang yang diterimanya dari Noverizky adalah utang.
"Saya rasa dia sedang diliputi kepanikan serius. Pernyataannya soal uang Rp2,5 miliar terus berubah-ubah," ungkap Noverizky dalam keterangannya, Jumat (9/2).
Noverizky menegaskan, Rea seolah-olah sedang hidup dalam pikirannya sendiri dan mengabaikan kredibilitasnya dengan mencoba terus menutupi fakta-fakta yang ada.
"Dia sedang playing victim. Tapi biarkan saja. Apalagi dia dalam sejumlah postingannya di media sosial kan sering bawa-bawa Tuhan. Cepat atau lambat dia akan menerima risiko dari apa yang dia terhadap orang-orang yang telah dirugikannya," katanya.
Terkait bantahan Rea soal utang, Noverizky kemudian membongkar hasil putusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dalam surat keputusan PKPU no288/Pdt-sus-PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst, pengadilan memenangkan gugatan yang diajukan pihak Noveryzki atas Rea.
Dalam putusan itu, pengadilan menetapkan Termohon PKPU (Rea Nurul Rizkia Wiradinata) dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang sementara selama 45 (empat puluh lima hari) terhitung sejak putusan itu dibacakan yakni pada Rabu 25 November 2023.
"Nah setelah kalah, Rea mengajukan proposal damai agar dia tidak dipailitkan. Dalam surat permohonan damai itu, dia berjanji bakal mengembalikan uang pada kreditur yang menggugatnya, salah satunya saya. Itu sudah jelas, suratnya ada. Bahkan publik bisa melacaknya di website PN Jakarta Pusat di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara. Di sana sangat gamblang disebutkan soal hasil PKPU terhadap Rea," ujarnya.
"Jadi sekarang yang berbohong siapa? Dia seperti orang amnesia saja. Surat proposalnya saja saya pegang. Penggugat lain juga pegang proposal damainya. Jadi sangat aneh sampai dia nekad membantah sudah mengajukan proposal damai," sambungnya.
Sebelumnya, melalui pemberitaan media, Rea kembali membantah bahwa dirinya sudah menyampaikan proposal perdamaian terkait gugatan PKPU yang dilayangkan kepada dirinya oleh sejumlah pihak, termasuk Noverizky.
Rea mengaku dijebak dengan dikirimi uang Rp2,5 miliar oleh Noverizky dan karyawannya.
Alih-alih mengembalikan uang yang sudah ia terima, Rea menyebut Noverizky ingin panjat sosial dengan mengangkat permasalahannya dengan dirinya.
"Utang saja masih kita tolak, gimana mengajukan perjanjian perdamaian? Ini manusia cari panggung terus di media kasihan nggak punya kerjaan mungkin ya," ungkap Rea.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
