Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Januari 2024 | 13.27 WIB

Sejumlah Fakta Sindikat Curanmor di Markas TNI Sidoarjo, Melibatkan Warga Sipil dan 3 Oknum TNI

Penampakan ratusan kendaraan hasil curian yang ditampung di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (AD) di Sidoarjo. - Image

Penampakan ratusan kendaraan hasil curian yang ditampung di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (AD) di Sidoarjo.

JawaPos.com- Beberapa hari yang lalu, Kamis (4/1), masyarakat dihebohkan dengan kasus sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kontroversialnya lagi, sindikat curanmor tersebut melibatkan oknum anggota TNI AD.

Kasus sindikat curanmor itu dibongkar oleh Polda Metro Jaya bersama dengan Kodam V/Brawijaya. Petugas gabungan menemukan adanya dugaan sindikat curanmor dilakukan oleh oknum sipil dan oknum anggota TNI AD.

Bagaimana bisa oknum yang merupakan bagian dari penjaga keamanan negara terlibat kasus sindikat curanmor? Ternyata aksi yang dilakukan sejak 2022 itu, ada keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan ratusan kendaraan tersebut,

JawaPos.com akan merangkum sejumlah fakta sindikat curanmor di Markas TNI Sidoarjo itu sebagai berikut:

Ratusan kendaraan dikirim ke Timor Leste

Dari hasil penyelidikan dari petugas gabungan didapatkan bahwa sejumlah 264 unit kendaraan akan dikirimkan ke luar Jawa yakni di Timur Leste. Rinciannya yaitu, 215 motor dan 49 mobil.

Ratusan kendaraan curanmor itu ternyata disimpan di Kompleks Gudang Balkir Pusat Zeni Angkatan Darat, Buduran, Sidoarjo, yang merupakan markas TNI. Bagaimana bisa? Sebab adanya keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut.

Terdapat empat lokasi penyimpanan yakni di dalam rumah dinas yang tidak terpakai, Di samping lapangan tenis, di dalam gudang yang tidak terpakai, di dalam aula yang tidak terpakai.

Para pelaku memilih tempat yang tidak terpakai tersebut agar tidak diketahui oleh pihak lain untuk melancarkan aksinya.

Menurut informasi yang dikutip dari JawaPos.com, menurut laporan bahwa ratusan kendaraan itu diangkut dengan menggunakan kontainer dan dikirimkan ke Timor Leste untuk dijual.

Dalam sekali pengiriman menggunakan kontainer, pelaku bisa mengangkut empat mobil dan 20 motor.

Keterlibatan Tiga TNI AD

Bagaimana bisa sindikat curanmor terjadi di wilayah kemiliteran? Ternyata tiga oknum TNI terlibat dalam sindikat tersebut, dan dua lainnya dari anggota sipil.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore