
Ilustrasi Pemilu 2024.
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengalami kendala dalam pemenuhan logistik tahap kedua karena adanya dua daerah pemilih (Dapil) yang masih bersengketa terkait pencalonan.
"Masih tersisa dua yang belum selesai yaitu Pemilu DPD Sumatera Barat dan DPRD Provinsi Kalimantan Utara 1," kata Ketua Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik KPU, Yulianto Sudrajat dalam konferensi pers di Gedung KPU, Jakarta, pada Selasa (28/11), dilansir dari ANTARA.
Pemenuhan Logistik tahap kedua meliputi pencetakan surat suara, formulir dan daftar calon tetap (DCT).
Untuk saat ini, menurut penjelasan Yulianto, KPU masih menunggu keputusan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sesuai dengan aturan yang ada karena adanya proses sengketa pencalonan.
Sementara itu, Yulianto mengungkapkan jika sepanjang Pemilu 2024, KPU menghadapi 39 sengketa proses pemilu di Bawaslu maupun PTUN setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD.
Diketahui hingga Senin (28/11),dari jumlah tersebut, 37 sengketa pencalonan telah selesai. "Sehingga sudah kami dapat melanjutkan proses pencetakannya," ujar Yulianto.
Walaupun terdapat dua Dapil yang masih bersengketa, Yulianto optimis pendistribusian logistik Pemilu 2024 selesai tepat waktu. Berdasarkan jadwal, produksi dan pengiriman logistik tahap kedua dilakukan pada 18 November 2023 hingga 16 Januari 2024.
"Proses sortir, lipat, pengepakan dan distribusi ke TPS satu hari sebelum pemilihan sudah selesai," kata Yulianto.
Sedangkan untuk distribusi logistik tahap satu yang meliputi kotak suara, bilik suara, tinta dan segel sudah mencapai 98,4 persen, kata Yulianto, sudah mencapai lebih dari 98,4 persen.
Kemudian untuk proses pengiriman atau distribusi dari pabrik produksi ke tempat penyimpanan ke gudang penyimpanan kabupaten/kota sudah mencapai 93,4 persen.
Untuk logistik yang sudah masuk ke gudang KPU kabupaten/kota sudah mencapai 90 persen. Yulianto juga menjelaskan jika logistik menjadi salah satu kunci dari terselenggaranya Pemilu 2024.
Maka dari itu, untuk memenuhi logistik banyak hal yang harus diperhatikan yaitu harus tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran, serta efektif dan efisien.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
