
Polisi mengevakuasi mayat perempuan remaja tanpa kepala dan pakaian di Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin Barat, Rabu (2/6/2021). (FOTO: IST)
JawaPos.com - Setelah sempat meramaikan publik Banjarmasin, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Gang Keluarga Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan menjelaskan kronologi kejadian mengenaskan tersebut. Dari pengakuan pelaku, Hari Purwanto, 40, warga Komplek Pembangunan 1 Jalan Jafri Zamzam, Kelurahan Belitung Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat. Ia pertama kali bertemu korban, Rahmah (33) di kawasan Pasar Sudimampir, Selasa malam (3/6).
Keduanya pun sepakat untuk bertransaksi seks dengan tarif Rp300 ribu. Sesampainya di kamar Losmen HI saat akan memulai hubungan badan, korban minta tambah Rp 500 ribu. Permintaan itu diamini oleh pelaku hingga keduanya terlibat hubungan badan. Saat pelaku asyik memacu birahi, korban kembali minta tambah Rp 500 ribu. Namun hal tersebut tidak digubris oleh pelaku.
Merasa tak dihiraukan, korban kembali membujuk pelaku untuk membelikan susu, popok dan kebutuhan anak-anaknya yang lain. Keinginan tersebut diiyakan oleh pelaku. Usai berhubungan badan, keduanya lalu menuju ritel modern di kawasan tersebut untuk merealisasikan janji pelaku. Belanjaan tersebut kemudian dititipkan ke sebuah penginapan.
Pelaku yang kehabisan uang lantas minta tolong kepada korban untuk diantarkan pulang dengan menggunakan sepeda motornya. Permintaan tersebut dipenuhi korban asalkan pelaku kembali memberikan uang sebesar Rp 500 ribu. Alih-alih minta antar pulang ke rumah, pelaku malah membawa korban ke rumah kosong yang merupakan lokasi kejadian.
“Di situ korban diminta masuk ke dalam rumah kosong itu untuk mengambil uang,” tutur Kapolresta didampingi Kasat, dikutip dari PojokSatu (Jawa Pos Group).
Saat dalam kamar , pelaku yang sudah kesal kemudian menggorok leher korban dari belakang dengan menggunakan sebilah gunting yang dimodifikasi seperti belati. “Saat itu korban sempat teriak “tolong, sakit sayang, jangan”. Suara itu lah yang didengar oleh saksi di sekitar rumah kosong,” terangnya.
Ditambakan Kapolresta, proses memenggal kepala korban tak memakan waktu lama. “Menurut pelaku hanya sekitar 3 menit saja,” ujarnya. Setelah korban tewas dengan kepala terpenggal, pelaku lantas melucuti pakaian korban untuk membersihkan darah yang berceceran guna menghilangkan jejak.
Sementara itu ditemui terpisah Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Faizal R menyebutkan, usai mengeksekusi korban, pelaku sempat kebingungan dan menggotong badan serta kepala korban ke dalam WC rumah kosong tersebut. “Makanya di dalam WC juga banyak kita temui ceceran darah. Kemudian muncul idenya untuk membakar tubuh korban guna menghilangkan jejak,” ujar Kapolsek.
Pelaku lantas ke luar untuk membeli bensin, namun tidak menemukan pedagang bensin. “Jadi tidak ketemu bensin, yang ada hanya orang yang jualan solar di dekat Pasar Kalindo,” ujar Kapolsek lagi.
Sekembalinya ke rumah kosong tersebut, pelaku kemudian menggotong tubuh korban dengan menggunakan gorden untuk dibawa ke luar rumah. Solar yang dibelinya tadi kemudian disiramkan pelaku ke tubuh korban. Pelaku sempat mencari kepala korban yang di lemparnya untuk turut di bakar, namun tidak ketemu.
“Jadi badannya dulu di bawa ke luar baru kepalanya. Tapi kepalanya sempat di lempar, makanya ditemukan terpisah. Sesudah mencoba membakar tubuh korban, pelaku kemudian melarikan diri. Namun karena solar titik bakarnya rendah api lambat membesar hingga diketahui oleh warga dan menemukan tubuh korban,” pungkasnya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
