Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Oktober 2023 | 16.58 WIB

7 Pendulang Emas yang Dibantai KKB Dipastikan Bukan Intelijen, Hanya Warga Sipil

 
 

Salah satu kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

 
JawaPos.com - 7 pendulang emas tradisional yang tewas diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kali EI Kampung Mosom Duba, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dipastikan bukan intelijen TNI. Mereka hanya warga biasa yang sehari-hari mencari uang dari tambang.
 
Kaskogabwilhan III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak mengecam aksi brutal KKB ini. Aksi ini begitu meresahkan warga setempat.
 
“Tindakan Kelompok Separatis ini tidak ubahnya seperti teroris yang membuat keamanan dan stabilitas wilayah terganggu, yang sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Deni dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10).
 
Deni memastikan, korban pembantaian tersebut merupakan masyarakat sipil biasa yang setiap hari hidupnya tergantung dari hasil mendulang. Tidak ada dari aparat intelijen TNI yang menyamar menjadi pendulung.
 
“Mereka murni masyarakat sipil, tidak ada dari TNI maupun Polri, karena biasanya klaim dari TPNPB, seperti lagu lama selalu mengatakan korban adalah mata-mata atau intelijen TNI maupun Polri,” tegasnya.
 
 
Informasi terbaru sejumlah 27 orang berhasil dievakuasi, 7 meninggal dunia dan 20 orang selamat, terdapat korban luka ringan. Dari jumlah tersebut, 18 orang evakuasi tahap pertama dan selanjutnya berhasil dievakuasi 9 orang. 
 
Saat ini aparat TNI-Polri terus berjibaku melakukan penyisiran untuk mencari masyarakat yang mungkin masih ada yang selamat dari pembantaian KST. Aparat juga melakukan pengejaran terhadap KST pimpinan Asbak Koraneu.
 
Sebelumnya, pada Senin (16/10) sejumlah 30 orang KST Papua menyerang area penambangan emas tradisional yang ada di Kali Ei Kampung Mosom Duba, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. 7 warga pendulang emas tewas dibunuh, dan lainnya berupaya menyelamatkan diri. 
 
KST ini merupakan pimpinan Asbak Koranue, bagian dari kelompok Egianus Kogoya. Senjata mereka 1 senapan SS1 V2, panah, dan parang. Selain membunuh, KST juga membakar 3 ekskavator, 2 truk, dan Kamp Pendulangan.
 

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore