Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 September 2023 | 00.44 WIB

Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Ajudan Kapolda Kaltara Diotopsi di RS Bhayangkara Semarang

Kapolda Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya saat berada si RS Bhayangkara Semarang, Sabtu (23/9). - Image

Kapolda Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya saat berada si RS Bhayangkara Semarang, Sabtu (23/9).

JawaPos.com - Jenazah Brigadir Polisi Herlambang, pengawal pribadi Kapolda Kalimantan Utara(Kaltara) Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya, menjalani otopsi di RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9). Otopasi dilakukan, usai jenazah usai menempuh perjalanan dari Surabaya.

Dalam pelaksanaan otopsi itu, Kapolda Irjen Pol. Daniel Aditya Jaya dan perwakilan keluarga almarhum ikut berada di rumah sakit. Menurut Daniel, pelaksanaan otopsi di Semarang ini merupakan permintaan keluarga almarhum.

"Atas permintaan keluarga, kita bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (23/9).

Ia mengatakan, otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian almarhum secara detail dan berdasarkan hasil investigasi ilmiah.

Adapun mengenai luka yang mengakibatkan kematian almarhum, lanjut dia, hal tersebut akan disampaikan oleh bagian kesehatan.

Ia menambahkan Brigadir H sudah sekitar empat bulan menjadi pengawal pribadinya.

Sementara kakak ipar almarhum Brigadir H, Agus Dwi Jatmiko membenarkan permintaan keluarga untuk melaksanakan otopsi di Semarang

"Permintaan istri almarhum, harapannya penyelidikan dilakukan secara transparan," katanya.

Menurut dia, korban masih sempat berkomunikasi dengan istri sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Baca Juga: Ajudan Kapolda Kaltara, Brigadir Setya Herlambang Dipastikan Tewas Karena Kelalaian Senjata Api

Adapun berkaitan dengan luka, Agus menyebut adanya bekas tembakan di dada kiri yang tembus ke belakang.

Usai diotopsi, jenazah Brigadir H dipulangkan ke Kendal untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Brigadir H ditemukan tewas di kamarnya di rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara, Jumat.

Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol. Budi Rachmat menegaskan, bahwa Brigadir H bukan meninggal karena bunuh diri.

"Bukan bunuh diri, dugaan sementara korban sedang membersihkan senjata api. Jadi, akibat kelalaian," katanya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore