
Ilustrasi. Antara
JawaPos.com - Polisi akhirnya meringkus dua YouTuber prank ‘daging kurban sampah’. Kini, keduanya ditahan Polrestabes Palembang, usai ditetapkan sebagai tersangka. Penahanan oleh Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, tetap dilakukan meski keluarga pelaku bersikeras menyebut perilaku tersebut hanya kenakalan remaja.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setydaji, Senin, mengatakan polisi menetapkan empat tersangka, yakni Edo Dwi, 24, dan Diky Firdaus, 20, yang sudah ditahan, serta Hadi dan Ram Syahputra yang masih buron.
“Video aksi mereka yang memberikan bungkusan berisi sampah tapi dikatakan sebagai daging kurban sangat meresahkan, maka itu mereka kami tahan,” ujarnya seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), Senin (3/8).
Menurut dia, tim patroli siber Polrestabes Palembang mendeteksi adanya kegaduhan dan berbagai kecaman yang timbul, tidak lama setelah video tersebut diunggah ke kanal Youtube pada Jumat (31/7).
Polisi kemudian bergerak mencari keberadaan para tersangka dan berhasil menangkap dua tersangka pada Minggu (2/8), di kediaman masing-masing beserta barang bukti, berupa telpon pintar, akun e-mail dan akun media sosial tersangka, ungkap Anom.
“Kami masih memeriksa beberapa saksi, sementara ini kami mengenakan keduanya dengan, Pasal 14 KUHP tentang menyebarkan berita bohong serta Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 1 ancaman hukuman penjara selama 10 tahun,” katanya.
Ia menyebut video prank tersebut juga sebenarnya telah diatur, yakni antara tersangka dan korban yang tidak lain ibunya sendiri sudah membuat kesepakatan.
Sementara itu, tersangka Edo mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya meski ia juga mengaku kanal youtube miliknya, sudah menghasilkan pendapatan Rp 5 juta dari beberapa video yang pernah diunggah.
“Saya janji tidak akan mengulanginya lagi,” kata Edo kepada para pewarta. Video prank tersangka sendiri masih beredar di kanal Youtube, dan telah ditonton 798.000 kali sejak diunggah pada 31 Juli hingga 3 Agustus siang, dan telah dikomentari 33.000 kali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
