
Rumah masa kecil terduga teroris DE (28) tampak sepi (rumah dua lantai) usai tim Densus 88 menggeledah kediaman milik orang tua DE yang beralamat di RT 02 RW 20, Komplek Bumi Sari Indah, Bandung.
JawaPos.com - Densus 88 berhasil menangkap terduga teroris berinisial DE di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (14/8). Pelaku diduga menyimpan senjata api rakitan.
Di malam harinya, Densus 88 juga menggeledah rumah masa kecil terduga teroris yang terletak di RT 02 RW 20, Komplek Bumi Sari Indah, blok M no. 2, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Menurut keterangan Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadan, pelaku berinisial DE tersebut diduga simpatisan ISIS. “Di media sosial aktif mempropagandakan ISIS,” ujarnya.
DE juga sering mempropagandakan jihad melalui poster digital hingga teks pembaruan baiat berbahasa arab. “Baiat ke pemimpin ISIS Abu Al Husain Al Husaini Al Qurays ” jelasnya kemarin.
Baca Juga: Terbang ke Thailand Bukan untuk Berlibur, Berikut Rintangan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23
Tak hanya itu, pelaku juga mengelola akun telegram yang berisi update tentang aksi teror global. Ini pengelola akun atau adminnya,” terangnya.
Diketahui, pelaku juga menyimpan senjata rakitan yang kemungkinan akan digunakan untuk melakukan aksi teror. “Pelaku juga terlibat dalam penggalangan dana kelompok teroris,” paparnya.
Menurut keterangan Mabes Polri, pelaku terduga teroris adalah seorang karyawan BUMN. Meski begitu, Polri belum membenarkan jika pelaku merupakan karyawan PT KAI.
“Saya dapat info dari Densus hanya karyawan BUMN saja,” katanya.
Sementara itu, EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, pihaknya menghargai proses hukum terhadap oknum pegawainya. KAI juga akan mendukung upaya yang dilakukan aparat dalam memberantas terorisme dan radikalisme.
“Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu tersebut,” kata Agus.
Agus mengatakan, KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan hukum, terlebih pada kasus terorisme. Manajemen KAI akan menindak secara tegas karyawannya jika terbukti terlibat dalam kasus terorisme.
Agus menjelaskan tidak akan menoleransi tindakan melanggar hukum seperti terorisme. Manajemen KAI pasti akan bertindak tegas jika karyawannya terlibat dalam aktivitas terorisme.
“KAI berkomitmen untuk turut memberantas kejahatan terorisme di lingkungan perusahaan dengan terus mengingatkan seluruh jajaran mengenai integritas dan nasionalisme, serta melakukan peningkatan pengawasan oleh fungsi terkait,” ucap Agus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
