
Photo
JawaPos.com - Wabah virus korona jenis baru atau Covid-19 tidak menghentikan proses penyelidikan maupun penyidikan kasus korupsi yang bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga kini, pemeriksaan dan persidangan kasus-kasus yang bergulir di KPK masih berjalan seperti biasa.
"Mengingat penyelesaian berkas perkara yang dibatasi ketentuan UU, maka kegiatan pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka masih berjalan seperti biasa," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Senin (16/3).
Ali menyampaikan, terkait persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) masih berjalan seperti biasa, mengingat adanya batas waktu penahanan. Sejauh ini, lanjut Ali, pihaknya masih menerapkan imbauan kepada pengunjung maupun tahanan untuk antisipasi penyebaran wabah Covid-19.
Kendati demikian, petugas pengamanan gedung KPK melakukan pengecekan suhu badan khususnya ditujukan kepada setiap pengunjung yang datang ke gedung KPK. Termasuk para saksi yang dipanggil penyidik KPK.
"Dan bagi pengunjung yang suhunya lebih dari 38 derajat celcius kami imbau untuk tidak melakukan kunjungan," ucap Ali.
Namun, untuk saksi yang memiliki suhu tubuh tinggi, akan dikoordinasikan dengan Kedeputian Penindakan dan Klinik kesehatan KPK. Sedangkan pengunjung biasa disarankan segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.
Untuk pegawai KPK, pimpinan melalui Sekjen KPK telah mengeluarkan Surat Edaran No 5 Tahun 2020 tertanggal 4 Maret 2020 tentang Kesiapsiagaan dan Waspada Virus Korona. Saat ini pegawai KPK sudah tersosialisasi dan teredukasi dengan baik perihal antisipasi wabah virus Korona tersebut.
Pihak Biro Umum KPK juga telah memastikan ketersediaan cairan antiseptik dengan rutin diisi ulang di beberapa area di setiap lantai Gedung Merah Putih KPK.
Untuk diketahui, pemerintah mengumumkan 21 kasus baru pasien positif terinfeksi virus Korona pada Minggu (15/3). Dengan demikian hingga saat ini ada 117 pasien positif virus Korona di Indonesia.
"Data yang saya terima pagi ini dari laboratorium ada 21 kasus baru. Sebanyak 19 di Jakarta, dua di Jawa Tengah," kata juru bicara pemerintah khusus penanganan virus Korona, Achmad Yurianto di Kompleks Istana Negara, Minggu (15/3).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gbQOORUizHw
https://www.youtube.com/watch?v=pMmEfdMBzZQ
https://www.youtube.com/watch?v=OmmptVbu-g4

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
