
Suasana pemakaman Muhammad Naufal Zidan mahasiswa UI yang dibunuh oleh seniornya.
JawaPos.com–Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang menimpa mahasiswa UI, Muhammad Naufal Zidan. Zidan dibunuh seniornya sendiri karena terlilit utang pinjol.
Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa mahasiswa UMY Redho Tri Agustian. Redho diduga dibunuh ketika meneliti tentang LGBT yang mengharuskan dirinya untuk bertemu pelaku.
Selain 2 kasus tersebut, terdapat beberapa kasus pembunuhan mahasiswa pada 2023, sebagaimana dihimpun JawaPos.com dari berbagai sumber.
Angeline Nathania, 22, mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Ubaya itu dihabisi kekasihnya, Rochmad Bagus Apriyatna alias Roy, 41, warga Gunung Anyar Kidul, Surabaya. Pembunuhan terjadi pada 3 Mei di sebuah apartemen daerah Wonocolo.
Mayat korban dimasukkan koper dan dibawa ke Pacet sehari berikutnya. Korban tewas dengan cara dijerat pada bagian leher.
Motif pembunuhan tersebut disinyalir karena pelaku tersinggung dan sakit hati dengan perkataan korban. Selain itu, pelaku juga ingin menguasai harta benda korban.
Kasus pembunuhan itu terjadi di Malang pada 25 Juni. Korban adalah mahasiswa Unitri, Krisnael Murri, 24. Pelaku pembunuhan yang berhasil ditangkap polisi ada 3 orang. Mereka adalah Jonio Fernandes Alias Jofer, Yeremias Sigibertus Maya alias Yeri, dan Remigius Mario Bere Seran alias Rendi.
Semua berawal dari sebuah pesta yang diikuti korban dan pelaku. Minuman keras membuat suasana tidak kondusif. Korban meninggalkan pesta tersebut dengan motor, yang diduga menimbulkan suara keras dan hampir menabrak Rendi. Sontak, Rendy dan teman-teman mengeroyok korban yang berakhir dengan penikaman.
Baca Juga: Altaf Sebut Sempat Beri Kesempatan Muhammad Naufal Zidan untuk Membunuhnya Juga
Tantri Yulia Tanjung, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) Program Studi Manajemen angkatan 2020, ditemukan tewas di jurang di daerah Pabatu, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (15/7). Tantri diduga dibunuh mantan pacarnya karena sakit hati.
Korban diperkirakan sudah meninggal dunia 5 hari sebelum ditemukan. Jenazah korban dibuang ke jurang di Dolok Merawan, Serdang Bedagai. Tak hanya menghabisi nyawa korban, mantan pacarnya itu juga membawa lari motor milik warga Karang Sari Pasar Dua, Kabupaten Simalungun, itu.
Kasus pembunuhan sadis yang menimpa mahasiswa UMY bernama Redho Tri Agustian menghebohkan publik bulan lalu. Tak hanya dibunuh, Redho juga dimutilasi oleh Waliyin dan RD untuk menghilangkan jejak.
Menurut informasi dari pihak kampus, Redho diduga meneliti topik tentang LGBT yang mengharuskan dirinya bertemu dengan pelaku. Hal itu membantah pengakuan pelaku yang mengatakan bahwa korban melakukan aktivitas tidak wajar dengan dirinya yang mengakibatkan Redho meninggal dunia.
Usai kasus pembunuhan Redho Tri Agustian, kasus pembunuhan terbaru terjadi di UI. Korban adalah mahasiswa jurusan sastra Rusia, bernama Muhammad Naufal Zidan, 19. Korban dibunuh seniornya Altafasalya Ardnika Basya, 23.
Zidan ditikam seniornya berkali-kali sebelum dimasukkan kantong plastik dan disembunyikan di kolong tempat tidur.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
