Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2015 | 19.27 WIB

Pansel Tak Mau Langsung Gugurkan Capim KPK Berekening Mencurigakan

Juru bicara pansel calon pimpinan KPK, Betti S. Alisjahbana. - Image

Juru bicara pansel calon pimpinan KPK, Betti S. Alisjahbana.

JawaPos.Com - Pansel calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) akhirnya buka suara soal adanya empat nama kandidat pimpinan di komisi antirasuah itu yang memiliki rekening mencurigakan. Pansel bentukan Presiden Joko Widodo yang terdiri dari 9 tokoh perempuan itu memutuskan untuk melakukan verifikasi terhadap capim pemilik rekening tidak wajar berdasarkan catatan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).



Juru bicara pansel, Betti S. Alisjahbana mengatakan, PPATK memang melaporkan nama-nama capim yang memiliki catatan transaksi keuangan mencurigakan. Yaitu, transaksi yang menyimpang dari kebiasaan.



Namun, Betti menegaskan bahwa transaksi mencurigakan itu belum tentu ada unsur kejahatan. "Transaksi keuangan yang mencurigakan tidak selalu terkait dengan tindak pidana tertentu," katanya saat dihubungi, Jumat (21/8).



Menurut Betti, dengan laporan dari PPATK itu maka pansel tidak bisa serta-merta menggugurkan calon pimpinan KPK. Sebab, ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut dapat dijelaskan.



‎"Misalnya saja ada transfer dari sebuah perguruan tinggi di luar negeri. Ini bisa saja merupakan dana riset atau yang sejenisnya," ujarnya mencontohkan.



Oleh karena itu, pansel akan mengonfirmasi laporan PPATK itu kepada capim untuk membuktikan bahwa transaksi mencurigakan itu bukan hasil tindak kejahatan.  Itu akan dilakukan pada saat tes wawancara berlangsung pada 27-28 Agustus mendatang.



"Ya, kita tanyakan. Nanti kita akan lihat jawabannya (capim) seperti apa. Kita memutuskan untuk verifikasi," jelas Betti.



Sebelumnya, PPATK mencatat ada empat nama dari 19 capim yang memiliki rekening mencurigakan. Empat nama itu dilaporkan ke pansel untuk diverifikasi sebelum nantinya disaring menjadi delapan yang akan dibawa ke Presiden Jokowi.(put/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore