
Tim Atletik Indonesia berlaga di Asian Indoor Athletics Championships ke-12 di Tianjin, Tiongkok, pada 6–8 Februari. (Dok. PASI)
JawaPos.com–Tim Atletik Indonesia menuntaskan partisipasi pada Asian Indoor Athletics Championships ke-12 di Tianjin, Tiongkok, pada 6–8 Februari. Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, para atlet Indonesia menunjukkan daya juang dan performa kompetitif di tengah persaingan ketat atlet-atlet terbaik Asia.
Pada hari pertama, Indonesia meloloskan sejumlah atlet ke babak final. Lalu Muhammad Zohri finis di peringkat keenam nomor 60 meter putra dengan catatan waktu 6,69 detik.
Di nomor tolak peluru putri, Lina Hisage menempati peringkat keenam dengan lemparan sejauh 12,07 meter sekaligus mencatatkan personal best. Sementara itu, Maulana Ismail finis di peringkat kelima Heat 1 nomor 400 meter putra, dan Dwiky Firmansyah menempati peringkat ke-11 final lompat tinggi putra dengan lompatan 2,00 meter.
Memasuki hari kedua, Brian Bagas Swara finis di peringkat keenam Heat 2 nomor 60 meter gawang dengan waktu 8,30 detik. Shava Salvia Waranggani mencatatkan performa positif di nomor 60 meter putri dengan finis peringkat kelima Heat 2 dan torehan waktu 7,65 detik yang juga menjadi personal best. Pada nomor 3.000 meter putri, Odekta Elvina Naibaho finis di peringkat kedelapan dengan catatan waktu 9.58,72, sementara Wilna Selvi berada di peringkat ke-10 dengan waktu 10.49,55.
Di hari ketiga, Yad Hafizuddin finis di peringkat ke-10 final nomor 1.500 meter putra dengan waktu 4:03,79. Sementara itu, Vincensia Awutet Amrajam menempati peringkat ke-10 final lompat jauh putri dengan lompatan sejauh 5,76 meter.
Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi daya juang para atlet yang tampil di level tertinggi Asia tersebut. Kejuaraan ini merupakan instrumen evaluasi penting menuju kalender kompetisi yang lebih besar sepanjang 2026.
”Ajang ini adalah ujian awal bagi atlet-atlet kita di tahun 2026 untuk melihat sejauh mana progres latihan mereka setelah SEA Games lalu. Saya mengapresiasi para atlet muda yang mampu memecahkan Personal Best mereka di kancah Asia,” ujar Luhut.
PB PASI juga menyampaikan apresiasi kepada MIND ID sebagai mitra strategis yang berperan vital dalam menjaga keberlanjutan program prestasi atletik nasional. Sinergi antara federasi dan BUMN strategis seperti MIND ID menjadi fondasi krusial dalam memastikan kesiapan atlet, baik dari penguatan teknis maupun perluasan jam terbang di level internasional.
”Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Indoor Athletics Championships 2026 menjadi bagian dari komitmen PB PASI dalam memperkuat daya saing atletik nasional, memperluas jam terbang internasional atlet, serta menyiapkan pondasi menuju agenda kompetisi Asia dan dunia berikutnya,” tandas Luhut.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
