
Terdakwa kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Mario Dandy.
JawaPos.com – Rafael Alun Trisambodo, mantan pejabat pajak yang ditahan KPK, menolak membayar biaya restitusi untuk anaknya, Mario Dandy Satriyo, 20. Penolakan itu disampaikan Rafael melalui surat yang dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemarin.
Melalui surat tersebut, Rafael mengatakan, keputusan keluarga tentang persoalan restitusi yang disampaikan keluarga David Ozora melalui lembaga perlindungan saksi dan korban diserahkan sepenuhnya kepada majelis hakim.
Meski demikian, Rafael menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tak bersedia menanggungnya.
"Kami menyampaikan bahwa dengan berat hati kami tidak bersedia untuk menanggung restitusi tersebut dengan pemahaman bahwa bagi orang yang telah dewasa maka kewajiban membayar restitusi ada pada pelaku tindak pidana," ujar pengacara Mario Dandy, Andreas Nahot S., membacakan surat Rafael di persidangan kemarin (25/7). Dengan demikian, Rafael membebankan biaya restitusi itu kepada anaknya sendiri, Mario Dandy.
Berapa biaya restitusi yang diajukan keluarga David? Menurut Ketua Tim Penghitung Restitusi LPSK Abdanev Jopa, keluarga David Ozora mengajukan permohonan ganti rugi atau restitusi kepada Mario Dandy melalui LPSK sebesar Rp 52 miliar. Namun, LPSK menilai seharusnya restitusi berjumlah Rp 120 miliar. Hal itu diungkap Abdanev Jopa saat menjadi saksi di sidang kasus penganiayaan David Ozora, Selasa (20/6).
Rafael juga menyinggung sikapnya saat penganiayaan David baru terjadi. Waktu itu, pihaknya hendak membantu biaya pengobatan David. Namun, tawaran itu kini tak bisa lagi dia berikan karena kondisi keuangan keluarganya tak memungkinkan. "Saat ini kami mohon untuk dipahami kondisi keuangan teraktual keluarga kami, yaitu sudah tak ada kesanggupan serta tidak memungkinkan untuk memberikan bantuan dari segi finansial," tutur Rafael. Dia menambahkan, sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK, semua aset dan rekening bank telah diblokir.
Rafael mengakui, peristiwa yang dialami anaknya membuat dirinya terpukul. Apalagi, Mario harus berhenti dari studinya di Universitas Prasetya Mulia. Padahal, Rafael dan keluarganya menaruh harapan besar pada Mario.
Dalam suratnya, Rafael kembali mendoakan kesembuhan David Ozora. "Demikian surat ini kami sampaikan dengan harapan dan doa agar korban, ananda David, semakin pulih dan sehat seperti sediakala." (ygi/c6/oni)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
