Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2017 | 03.38 WIB

Polri Pastikan Penyerang Polda Sumut Lakukan Pemetaan Sebelum Beraksi

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kasus penyerangan Polda Sumatera Utara yang menewaskan salah satu anggota Polri masih dalam pengusutan polisi. Polri memastikan, sebelum aksi penyerangan dilakukan, pelaku telah menggambarkan situasi terlebih dahulu. Hal ini dibenarkan Kabag Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Kombes Sulistyo Pudjo.


Ia mengatakan, pemetaan semacam itu biasanya memang dilakukan oleh pelaku terorisme. "Kalau orang hendak melakukan kejahatan biasanya mereka melakukan upaya untuk meneliti, menggambar sasaran. Jadi mereka melakukan semacam penelitian untuk melihat kelemahan sasaran," terangnya, Senin (26/6).

Menurut dia, penggambaran itu sengaja dilakukan untuk mengamati dengan cara berkeliling dari pintu keluar. "Melihat kelemahan polda, mau masuk dari mana dan lain-lain," imbuhnya.


Terkait tindakan yang dilakukan oleh para terduga pelaku terorisme itu, menurutnya adalah sengaja melemahkan moral kepolisian.


"Dengan cara melukai, membunuh anggota polisi, seperti di Kampung Melayu juga, di mana-mana seperti itu," ucapnya.


Untuk diketahui, penyerangan ini bermula ketika dua pelaku loncat pagar Mapolda Sumut pada Minggu sekitar pukul 03.00 dini hari. "Kejadian pukul 03.00 pagi, ada dua orang lompat kemudian menyerang dua anggota yang sedang beristirahat di pos II," katanya.


Kemudian pelaku menikam leher, dada dan tangan anggota polisi Aiptu M. Sigalingging sehingga akhirnya meninggal dunia. Melihat rekannya bersimbah darah, Brigadir E. Ginting langsung berteriak meminta bantuan anggota Brimob.

Ketika itu sejumlah anggota Brimob yang berpatroli, datang dan melakukan penembakan peringatan, namun tak dihiraukan pelaku. Bahkan pelaku sempat menyerang beberapa anggota Brimob tersebut.

Enggan korban berjatuhan, Brimob langsung melumpuhkan para pelaku dengan menembaknya. "Satu pelaku berinisial AR tewas. Sedangkan seorang pelaku lainnya berinisial SP kritis," katanya. (elf/JPG)

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore