Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Desember 2017 | 13.30 WIB

Hobi Ajak Tawur Lewat Instagram, 13 Pemuda Diamankan

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji (kiri) bersama Ketua Kelompok Camp TT, JA. - Image

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji (kiri) bersama Ketua Kelompok Camp TT, JA.

JawaPos.com - Sebanyak 13 pemuda yang tergabung dalam Camp TT (Tanda Tanya) diringkus oleh Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Rabu (27/12) lalu.


Gerombolan remaja itu diamankan lantaran kerap meresahkan masyarakat dengan aksi barbar mereka. 


Para pemuda yang didominasi remaja berumur 16 hingga 17 tahun tersebut diketahui memiliki hobi beradu kekuatan alias berperang dengan camp atau kelompok lain.


Ketua Camp TT ini berinisial JA. Lelaki berusia 17 tahun ini dikenal sebagai pemimpin yang tak segan melukai lawannya dengan senjata celuritnya.


JA dan gerombolannya semakin dikenal tatkala mereka sering menunjukkan aksi nekat yang kian menjadi. Anggota-anggota dari Camp TT ini kerap kali meresahkan warga dengan meneror orang-orang yang melewati mereka saat sedang berkumpul di Jalan Benowati Raya, Bulu Lor, Semarang Utara, Kota Semarang.


"Jika ada orang atau warga yang melewati gerombolan tersebut, mereka tak akan segan menyerang orang tersebut dengan sajam," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji, saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Jumat (29/12).


Bahkan, saat Sabtu (22/12) lalu, kelompok ini tega menganiaya seorang warga yang tak mereka kenal di Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, atau tepatnya di Jembatan Tol Manyaran.


Akibatnya, korban bernama Ananda Fajar Pratama menderita luka sayat di bagian dada dan putus jari akibat sabetan celurit anggota Camp TT ini. 


Motif mereka pun sepele, yakni hanya ingin kelompok Camp TT dikenal lebih luas. "Mereka ini memang gemar pamer kekuatan," lanjut Abiyoso. 


Lewat keterangan hasil penyidikan seluruh anggota TT ditangkap dan diamankan.


Menurut keterangan Ketua Camp TT, ajakan duel atau tawuran biasanya berawal dari Direct Message (DM) melalui akun Instagram mereka yg bernama @camp_tandatanya136.


"Kalau dari camp lain siap, ajakan (tawuran) bisa lewat DM IG. Kita tentukan tempat dan waktunya. Musuh bebuyutan kita itu dari Camp Semarang Barat," kata JA kepada petugas kepolisian saat diinterogasi.


Selain lewat instagram, menurut JA, duel antar kelompok pun bisa dimulai secara spontan.


Dari penangkapan belasan pemuda tersebut, sejumlah barang bukti yang disita adalah tiga bilah celurit panjang, tiga potongan pagar, dan enam unit motor.


Meski beberapa dari sekelompok pemuda ini masih di bawah umur, pihak kepolisian tetap akan menjerat belasan pemuda tersebut dengan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan. "Jangan pandang dari umur mereka, lihat perilakunya, mereka semua berbahaya kalau terus dibiarkan. Kami bakal menindak sekaligus membina para remaja ini," tegas Abi.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore