
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya
JawaPos.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Mabes Polri menetapkan Direktur PT Nusa Indah berinisial ES sebagai tersangka. ES menjadi tersangka kedua dalam kasus penyimpangan distribusi gula Rafinasi ke sejumlah hotel dan kafe.
Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT Crown Pratama (CP) BB sebagai tersangka. Saat ini, BB telah ditahan untuk kepentingan penyidikan.
"Menetapkan (tersangka) ES selaku Direktur PT Nusa Indah," kata Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya saat dikonfirmasi, Jumat (15/12).
PT Nusa Indah merupakan pemasok atau penyuplai gula rafinasi ke PT Crown Pratama (CP) untuk diedarkan ke beberapa hotel mewah dan kafe di Indonesia. Padahal, gula rafinasi hanya diperuntukkan kebutuhan industri.
"PT Crown Pratama yang diketahui bahwa merupakan perusahaan pengemasan," ungkap Agung.
Atas perbuatannya, ES dijerat dengan Pasal 110 Undang-Undang Perdagangan atau Pasal 142 junto Pasal 39 Undang-Undang Pangan dan Pasal 62 Undang-Undang Konsumen.
Pengungkapan kasus yang merugikan kesehatan masyarakat ini bermula saat penyidik melakukan penggeledahan di Kantor PT CP, pada 13 Oktober 2017 lalu. Dalam operasi itu, polisi menemukan aktivitas penyimpangan distribusi gula rafinasi itu.
Dalam penggeledahan, setidaknya penyidik menyita 20 sak gula rafinasi dengan masing-masing seberat 50 Kg, lalu 82.500 sachet gula rafinasi siap konsumsi dan juga bungkus kosong kemasan sachet dengan merek Hotel dan kafe.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
