
Juru bicara KPK Febri Diansyah.
JawaPos.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Bengkulu. Adapun operasi itu digelar semalam.
"Benar, tadi malam tim KPK lakukan OTT di Bengkulu," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/9).
Dia menjelaskan, OTT tersebut dilakukan karena KPK mendapat informasi dari masyarakat. Setelah dicek di lapangan, benar saja, ada indikasi transaksi suap yang melibatkan oknum penegak hukum setempat.
"Diamankan sejumlah orang dan sejumlah uang di lokasi," jelasnya.
Saat ini, katanya proses pemeriksaan awal masih berlangsung di Polda Bengkulu. Sejumlah pihak yang tertangkap tangan tersebut rencananya akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk proses lanjutan.
"Dalam waktu paling lambat 24 jam, KPK akan tentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut," pungkasnya.
Sementara diketahui dari sumber JawaPos.com, dalam penangkapan yang dilakukan Kamis(7/9) pagi tersebut, seorang hakim, panitera dan beberapa pihak lain yang diduga sebagai penyuap hakim tersebut telah diamankan. Tim penyidik KPK juga berhasil menyita barang bukti uang dugaan suap senilai ratusan juta. "Duitnya( uang suap) Rp 125 juta," papar sumber tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
