
CEK LAPANGAN: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kiri) dan Wamen Sulaiman (kanan) meninjau Taman Wisata Alam (TWA) Angke, Kapuk, Jakarta, Kamis (26/12). (Foto: Humas Kemenhut)
JawaPos.com - Libur Natal 2025 disusul libur tahun baru 2025. Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih turun ke lapangan untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta, Kamis (26/12). Dia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan semua menteri dan wakil menteri untuk mengecek langsung layanan publik selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Natal sudah lewat, tapi masih ada libur tahun baru," ujar politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Menurut Raja Juli Antoni, salah satu tujuan wisata masyarakat adalah taman nasional maupun taman wisata alam. Saat ini Kemenhut mengelola 57 taman nasional dan 134 taman wisata alam di seluruh Indonesia. Animo masyarakat berwisata alam sangat tinggi. Sepanjang 2024, tercatat 6 juta wisatawan berkunjung ke taman nasional dan taman wisata alam.
Dalam kunjunganya ke TWA Angke Kapuk, Raja Antoni mengecek berbagai fasilitas. Mulai dari loket, jalan, hingga area mangrove. Tidak hanya itu, dia juga meninjau persemaian terkait proses pembibitan hingga bibit mangrove siap tanam. "Pada prinsipnya sekali lagi kami memastikan bahwa perintah Pak Presiden berjalan baik, tempat wisata aman, nyaman, bersih, melayani masyarakat," tuturnya.
Usai peninjauan, Antoni begitu dia disapai dan Wamen Sulaiman menggelar rapat secara online dengan 57 taman nasional dan 134 taman wisata alam. Rapat ini guna memastikan kesiapan seluruh taman nasional dan taman wisata alam dalam melayani wisatawan. Dia ingin memastikan jajaranya mengedepankan keselamatan masyarakat. Pasalnya pada momen libur pergantian tahun seperti sekarang, juga bersinggungan dengan resiko cuaca buruk.
"Saya mohon soal safety jangan pernah dikompromikan. Ini sedang banjir, longsor potensi bencana alam lainnya," katanya.
Koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait seperti Polri, BMKG, Pusat Vulkanologi, dan lainnya harus diperkuat. Selain itu, Raja juga menegaskan pentingnya memastikan infrastruktur yang baik. Baginya kenyamaan layanan dan kebersihan wisata alam yang digandrungi masyarakat tidak bisa disepelekan.
"Jangan sampai kenyamanan masyarakat yang berwisata teganggu karena antrian yang mengular. Kebersihan juga mesti dijaga. Tong sampah dan petugas kebersihan mesti cukup," pesannya.
Raja kembali menekan pentingnya keamanan masyarakat. Dia meminta agar taman wisata alam maupun taman nasional tidak dibuka bila tidak memungkinkan atau menimbulkan kerawanan. "Sekali lagi jangan korbankan safety nyawa masyarakat apabila tidak memungkinkan untuk dibuka, jangan dibuka," ujar Menhut.
Sebagai informasi, data statistik tahun 2023, jumlah pengunjung di taman nasional 3.203.294 orang. Sedangkan untuk taman wisata alam lam sejumlah 2.833.117 orang. (wan/ali)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
