
Rismaya dan bayinya Amin di dalam tahanan
JawaPos.com – Rismaya (35) seorang tersangka kasus pencurian harus mendekam di penjara bersama bayinya, Muhammad Amin yang baru berusia 10 bulan. Bayi malang ini harus ikut merasakan ekstrimnya suasana dibalik jeruji penjara karena ketergantungan sang bayi terhadap ASI ibunya.
Hal ini lantas memantik empati dari anggota Komisi III DPR RI Akbar Faizal. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan itu menyatakan siap menjadi penjamin agar Rismaya yang ditahan dan membawa serta bayinya dalam sel di Kabupaten Bone, agar diberikan kebijaksaan.
Akbar Faizal mengatakan, apa yang dilakukan adalah sebagai bentuk kemanusiaan terhadap Amin, bayi Rismaya. Karena sudah kurang lebih 4 bulan, Amin juga merasakan dinginnya sel tahanan bersama ibunya.
Saat ini, Akbar Faizal mengaku sudah berkomunikasi dengan Kajati Bone Natzir. Dilansir dari pojoksulsel.com (Jawa Pos Group) sebagaimana rilis dari Akbar Faizal, dia membenarkan jika ada perempuan yang ditahan dan anaknya yang masih berusia 10 bulan harus bolak balik menemui ibunya untuk menyusu.
“Pihak kejaksaan tak mengetahui bahwa ibu ini punya anak kecil dan juga tak tahu kalau suaminya juga bermasalah secara hukum saat ibu ini diproses,” kata Akbar.
Diketahui, suami Rismaya, Sutejo yang merupakan ayah dari Muh Amin, juga ditahan karena kasus kecelakaan lalu lintas.
Diketahui, Rismaya ditangkap atas kasus pencurian emas milik Waris, warga Kajuara, Kecamatan Awangpone. Rismaya mengaku nekat mencuri emas milik Waris, pemilik rumah dimana dia menumpang, karena terhimpit masalah ekonomi menyusul penahanan suaminya.
Rismaya mengaku nekat mencuri karena anaknya butuh susu sehingga dia mencuri emas milik Waris.
Dalam keterangannya, Akbar Faizal mengatakan, anak ikut ditahan bersama ibunya yang memang seorang residivis. Setiap hari, Muh Amin diantar oleh keluarganya untuk menemui ibunya untuk menyusu.
“Saya telah bersepakat dengan Pak Natsir untuk mencari cara agar anak bayi ini keluar dari masalah. Saya dan Kajari bersedia menjadi penjamin residivis ini sambil menunggu kesediaan Kapolres Bone dan Ketua Pengadilan Negeri Bone untuk ikut menjadi penjamin. Model ini kami ambil semata karena rasa kemanusiaan. Pak Kajari akan berkomunikasi dengan ketua pengadilan soal ini,” pungkas Akbar. (pjk/sad/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!
Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022