Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Maret 2018 | 13.54 WIB

Polda Lampung Telisik Empat Wilayah Rawan Penanaman Ganja

Ilustrasi daun ganja - Image

Ilustrasi daun ganja

JawaPos.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memetakan wilayah yang rawan menjadi lokasi ladang ganja. Yakni di Tanggamus, Pesawaran, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.


Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengatakan, beberapa titik pada wilayah tersebut memiliki kontur pegunungan. Karena itu, pengawasan terhadap lokasi yang dicurigai akan ditingkatkan.


”Masyarakat yang mengetahui adanya kemungkinan lokasi ladang ganja juga diharapkan segera melaporkan ke kepolisian,” sebut Shobarmen seperi dikutip Radar Lampung (Jawa Pos Group), Jumat (30/3).


Terkait temuan ladang ganja di Dusun Kandis, Pekon Kampung Baru, Kotaagung Timur, anggota Ditresnarkoba Polda Lampung dan Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan. Ini untuk mengetahui siapa pemilik ganja tersebut.


Sejauh ini, penyidik menemui kesulitan lantaran tidak ada saksi fakta yang melihat proses penanaman ganja itu. ”Ya, itu kesulitan kita. Tidak ada yang melihat, siapa penanam ganja di wilayah tersebut," ujarnya.


Menurut dia, penyidik Polres Tanggamus sudah meminta keterangan tiga penggarap lahan di sekitar lokasi ladang ganja. Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan satu saksi lagi.


Keterangannya penting lantaran diduga memiliki informasi siapa penggarap ladang ganja itu. ”Satu saksi lagi dari penggarap lahan di sekitar lokasi penemuan akan kita minta keterangannya. Ini cukup berpengaruh untuk penyelidikan," ujarnya.


Lebih lanjut Shobarmen mengungkapkan, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah penanaman ganja itu masih tahap uji coba. ”Kita belum tahu. Meskipun katanya sudah pernah di panen. Ini masih sebatas uji coba atau memang sudah berproduksi. Masih kita dalami," tegasnya.


Sebelumnya, Kasatresnarkoba Polres Tanggamus Iptu Anton Saputra mengatakan, sudah ada lima saksi yang dimintai keterangan. Mulai dari orang yang kali pertama menemukan kebun ganja, pengelola lahan hingga warga di Dusun Kandis.


”Kami juga sudah meminta keterangan pengelola lahan, pencari burung, dan pengelola di sebelah kebun (ganja). Mereka mengaku tidak tahu. Selain itu, tidak ditemukan benda-benda yang mengarah ke upaya penanaman ganja," kata Anton.


Ladang ganja seluas hampir 1.000 meter persegi itu ditemukan di kaki Gunung Tanggamus, Rabu (7/3).


Lahan yang ditumbuhi sekitar 600 batang tanaman ganja dengan ukuran paling tinggi dua meter dan paling rendah 15 sentimeter itu ditemukan polisi berdasarkan informasi masyarakat. Di ladang itu, polisi juga menemukan 1.000 benih semaian ganja yang siap di tanam.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore