
Ketua PB PON XX Papua Yunus Wonda bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan pejabat lainnya pada pembukaan CdM Meeting III di Jayapura. Hendrina Dian Kandipi/Antara
JawaPos.com–Empat orang peserta Chef de Mission (CdM) Meeting III dari Provinsi Lampung dan Sulawesi Tenggara diketahui terpapar Covid-19. Dua orang dari Lampung dan dua orang dari Sulteng itu tidak diizinkan kembali ke daerahnya dan harus melakukan isolasi hingga hasil pemeriksaan PCR negatif.
”Kami sudah menawarkan tempat isolasi terpadu di KM Tidar. Namun keempat orang tersebut menyatakan enggan dan meminta untuk tetap isolasi di tempat mereka menginap. Kami menyerahkan penanganannya ke PB PON XX Papua,” ucap Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura Nyoman Antari seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/8).
Koordinator Humas PB PON XX Azis Matdoan yang dihubungi terpisah mengaku akan mengecek kasus tersebut. Dia menyayangkan keengganan mereka untuk menjalani isolasi terpusat di KM Tidar.
”Seharusnya mereka mau karena isoter di KM Tidar merupakan satu-satunya tempat isolasi yang disiapkan Pemkot Jayapura,” ujar Azis Matdoan.
Sementara itu, CdM Meeting III yang berlangsung di Jayapura diikuti 34 provinsi berlangsung 26–28 Agustus. Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX mengharapkan agar para utusan masing-masing provinsi dalam pelaksanaan Chef de Mission (CdM) Meeting III dapat segera menyampaikan kesiapan Papua untuk menggelar pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.
Ketua PB PON XX Papua Yunus Wonda mengatakan, CdM meeting III yang menjadi pembahasan terakhir antar delegasi seluruh kontingen dengan tuan rumah itu hanya membahas pemantapan kesiapan tuan rumah satu bulan jelang penyelenggaraan PON. ”Seluruh jajaran panitia sudah siap untuk penyelenggaraan PON, jangan ragu dengan Papua,” kata Yunus.
Menurut dia, seperti yang sudah menjadi komitmen para kontingen dan tuan rumah, konsumsi dan akomodasi akan digratiskan. Sebab, hal itu sudah menjadi komitmen bersama. ”Sehingga yang datang bisa lihat kesiapan dan konsistensi kami tetap tidak berubah,” ujar Yunus.
Dia menjelaskan, pihaknya juga tidak berhenti berusaha untuk membenahi dan melengkapi beberapa hal yang masih kurang, di antaranya perihal konsumsi yang masih menanti pencairan APBN dan beberapa kontingen yang meminta penambahan kuota kartu identitas. ”Namun selebihnya, kesiapan Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan melalui PB PON sudah sangat progresif,” tegas Yunus.
Dia memastikan kesiapan PB PON untuk menyelenggarakan ajang olahraga tersebut. Selain itu, PB PON juga berterima kasih kepada KONI Pusat yang selalu mendampingi mereka dalam mempersiapkan PON tahun ini.
”Kami juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami, PB PON, sudah siap untuk menyukseskan PON. Artinya, hingga kini tidak berhenti bekerja dan terus berusaha untuk memaksimalkan penyelenggaraan walaupun mendapatkan kendala,” ungkap Yunus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022