JawaPos Radar

Kasus Tabrak Lari, Penyebab Kematian Eko Prasetio Akhirnya Terungkap

29/08/2018, 19:00 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Tabrak Lari
TERLINDAS: Salah satu adegan dalam rekonstruksi yang memperlihatkan bahwa tubuh korban sempat terlindas mobil tersangka Iwan Andranacus. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Penyebab kematian Eko Prasetio, 28, di tangan bos perusahaan cat, Iwan Adranacus, 40, akhirnya terungkap. Pemuda yang tinggal di kawasan Manahan tersebut meninggal setelah terlindas roda belakang sebelah kiri mobil Mercedes Benz bernomor polisi AD 888 QQ yang dikemudikan oleh tersangka.

Terlindasnya bagian leher korban inilah yang disinyalir membuat korban yang menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Fakta tersebut terungkap saat polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada Rabu (22/8) lalu.

Adegan terlindasnya bagian leher korban ini masuk dalam adegan rekonstruksi nomor 42 atau yang terakhir. Sebelum terlindas, korban terlebih dahulu ditabrak Iwan dari belakang. Akibat benturan tersebut, korban yang kala itu mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 5435 OH oleh dan akhirnya terpelanting jatuh. 

Korban dalam posisi tengkurap membujur dengan kepala berada di tengah jalan. Saat itulah, tersangka yang membelokkan kemudi agak ke timur untuk menghindari tubuh korban yang tergeletak di tengah jalan. Tetapi, roda belakang sebelah kiri justru melindas bagian leher korban. Hal inilah yang diduga kuat menyebabkan korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Terlindasnya korban ini juga dibenarkan oleh Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo yang turut hadir dalam rekonstruksi. Dan rekonstruksi yang dilakukan tersebut sudah sesuai dengan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan selama ini.

Dan hasil rekonstruksi ini semakin menguatkan pasal yang dijeratkan terhadap tersangka yakni pasal 338 KUHP yakni tentang pembunuhan. "Semuanya sudah sesuai dengan pemeriksaan, dan memang terlindas," urainya.

(apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up