
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak
JawaPos.com - Dahnil Anzhar Simanjuntak mengaku heran terhadap kasus yang dialaminya, yaitu kegiatan Apel Kemah Pemuda Islam yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 16-17 Desember 2017 silam. Terlebih hingga saat ini, dirinya tidak mengetahui pelapor atau penyebar fitnah dari kasus tersebut.
"Seharusnya itu bisa dibuka siapa pelapor dan penyebar fitnah itu. Karena kan kepolisian tidak mendasari penyelidikannya atas dasar temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)," katanya saat ditemui di Muktamar Muhammadiyah XVII di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (28/11).
Selain BPK, pihak Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) juga menurutnya tak ada masalah. Namun demikian, kemudian tiba tiba ada masalah dari pelapor. Sejak awal, dikatakannya, dirinya tak terkait dalam urusan teknisnya. Namun kemudian dalam laporan keuangan ada tanda tangannya.
"Itu bukan tanda tangan saya, tapi scan saya. Tidak tahu peruntukan untuk apa, kalau terkait laporan keuangan kegiatan saya sama sekali tidak tahu," ucapnya.
Serta dalam kegiatan, karena sudah diatur dalam UU Kepemudaan. "Orang yang bisa berkegiatan itu dan terlibat hanya yang usianya 15 sampai 30 tahun," ucapnya.
Ia juga mengatakan, dari kasus itu yang paling menyakitkan adalah seolah-olah dirinya yang menjadi pelaku. Dituduh menjadi orang yang bersalah dalam laporan tersebut. "Yang menyakitkan adalah terutama seolah-olah menuduh saya, saya nggak tau pola karakter apa yang sedang dilakukan," katanya.
Untuk diketahui, kegiatan Apel Kemah Pemuda Islam itu dilaksanakan pada 16-17 Desember 2017. Dahnil dalam kasus itu beberapa hari lalu juga telah dipanggil oleh Polda Metro Jaya Jakarta untuk diperiksa sebagai saksi.
Dalam kasus tersebut, pihak panitia juga telah mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar. "Panitia yang mengembalikan, bukan saya," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
