
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta proses vaksinasi terhadap pelajar bisa berjalan dengan baik. Sebab saat ini, suplai vaksin makin banyak.
”Saat ini 9 juta masyarakat Jatim sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Kecepatan vaksinasi dengan gotong-royong semua elemen ini membawa manfaat yang sangat dirasakan masyarakat,” tutur Emil pada Sabtu (28/8).
Terkait pembelajaran tatap muka (PTM), mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, kepala dinas pendidikan sudah menyampaikan sesuai arahan gubernur, yakni daerah level 2 dan 3 sudah dipersilakan untuk menggelar PTM. Namun, dia meminta tiap daerah harus koordinasi sebaik-baiknya dengan satgas Covid-19.
”Untuk vaksinasi guru sudah berjalan lancar, meskipun ada kendala terkait kondisi kesehatan. Guru ini masuk dalam kategori petugas publik, secara mayoritas kita lihat vaksinasi petugas publik tidak ada kendala,” jelas Emil.
Sebenarnya, lanjut Emil, Jatim sudah pernah melakukan uji coba PTM tanpa vaksinasi. Namun dihentikan setelah terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 varian delta.
”Saat ini, kasusnya sudah turun harus dibarengi peningkatan tracing dan testing. Jangan sampai kasusnya turun karena memang nggak ada yang ngetes,” ujar Emil.
Dia mengklaim, Jatim selalu melihat beberapa indikator sebelum melakukan PTM. Di antarnya salah satunya keterisian rumah sakit.
”Ini tentunya tingkat risiko per hari ini dibandingkan pada saat melonjaknya kasus itu berbeda dan ini jadi pertimbangan untuk kami memberikan ruang bagi satgas Covid 19 di kabupaten/kota dengan level 2 dan 3 dengan penuh kehati-hatian melaksanakan PTM,” papar Emil.
Emil meyakini dengan vaksinasi saat ini, pihaknya sudah mulai mengintegrasikan antara prioritas siapa yang duluan untuk menggelar PTM sesuai dengan capaian vaksinasi.
Terkait praktik kerja lapangan (PKL) yang dilakukan siswa SMK, Emil mengatakan, harus diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat.
”Karena banyak praktiknya jadi tidak bisa dilakukan daring. Kalau yang pendidikannya teori bisa dilakukan dengan menggunakan pembelajaran daring. Jadi ini memang harus dilakukan penuh dengan kehati-hatian, tapi kita juga memikirkan investasi pendidikan kepada generasi muda ke depannya harus tetap berjalan,” terang Emil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022