JawaPos Radar

Sebelum Meninggal, Sastrawan Hamsad Rangkuti Derita Sakit Komplikasi

27/08/2018, 13:33 WIB | Editor: Imam Solehudin
Hamsad Rangkuti
Sanak keluarga membawa keranda jenazah almarhum Hamsad Rangkuti, sastrawan Indonesia yang wafat dalam usia 75 tahun di kediamannya Jalan Swadaya 8, RT03/03, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Minggu (26/8). (Ahmad Fachry/Radar Depok/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Indonesia kembali kehilangan satu lagi sastrawan terbaiknya, yaitu Hamsad Rangkuti. Dia menghembuskan nafas terakhir pada usia 75 tahun di rumahnya, Jalan Swadaya 8 RT03/03, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Minggu (26/8) pukul 06.00.

Pria kelahiran Titikuning, Medan, Sumatera Utara, 7 Mei 1943 silam ini mengalami komplikasi penyakit yang diderita, yakni prostat, jantung, dan stroke.

Jenazah Hamsad Rangkuti dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

“Bapak sakit prostat, jantung, dan stroke. Sempat dirawat di RSUD Depok dan Rumah Sakit Siloam,” kata istri Hamsad Rangkuti, Nurwinda Sari (62) sebagaimana dilansir Radar Depok (Jawa Pos Grup), Senin (27/8).

Hamsad sempat tiga bulan koma. Setelah mendapat perawatan di RSUD Depok, keluarga memindahkan ke Rumah Sakit Siloam, kemudian dirawat sendiri di rumah.

“Beliau meninggal pukul 06.00. Saya waktu itu sedang menyiapkan obat sekitar pukul 05.30. Lalu saya sempat pegang badannya dan perut ternyata sudah dingin. Di situlah saya mengetahui beliau wafat,” tutup Nurwinda.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up