
Khataman Alquran Ponpes Nurul Ulum, Kampung Gajah, Lampung Tengah.
JawaPos.com - Indonesia harus memacu rakyatnya dari umat muslim agar semakin mencintai Alquran. Kecintaan itu dibuktikan dengan sejauh mana mereka mampu menghafal kitab suci tersebut. Hingga kini, jumlah penghafal alquran baru 30 ribu orang.
Dewan Penasihat Nusantara Mengaji, KH Husnul Hakim menyebutkan, khataman alquran harus ditingkatkan lagi, agar penghafal di negeri ini terus bertambah. Dengan semakin banyaknya umat muslim yang dekat dengan alquran, maka negeri ini akan damai.
"Dari 240 juta penduduk Indonesia, ternyata jumlah penghafal Alquran baru mencapai 30 ribuan. Saya berharap ada penambahan presentase jumlah penghafal Alquran di Indonesia," ujar KH Husnul Hakim saat mengikuti khataman alquran di Ponpes Nurul Ulum, Kampung Gajah, Lampung Tengah, Rabu (25/1) malam.
Malam itu KH Husnul Hakim hadir bersama para santri Ponpes Nurul Ulum mengikuti khataman alquran yang dipimpin duo hafiz cilik Faza (15) dan Rif'an (12). Keduanya merupakan penghafal 30 juz Alquran.
Sementara itu, pemimpin Ponpes Nurul Ulum KH Ali Mun'im, mengatakan dengan penampilan kedua hafiz itu sangat menginspirasi dan memberi semangat yang kuat agar masyarakat lebih mencintai Alquran. "Apalagi di pondok juga menggalakkan santri agar menghafal Alquran. Ini akan memotivasi para santri dan juga masyarakat," ucapnya.
Selain itu, Ali juga menilai kegiatan safari dakwah nusantara mengaji ini sangat efektif sebagai kampanye cinta dan gemar membaca Alquran. Dia mengatakan, sebagai syiar Alquran, kegiatan seperti ini dapat menambahkan jumlah penghafal Alquran di Indonesia.
Di tempat yang sama, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid menyebutkan, kader-kader bangsa yang mampu menghafal alquran harus mendapatkan perhatian dari negara.
Saat ini negara masih belum cukup memberi penghargaan kepada ulama maupun santri yg mendedikasikan diri untuk Alquran. "Sebagai negara Muslim terbesar di Dunia, Indonesia harus menjadi contoh dunia dalam melayani orang-orang yg berdedikasi untuk Agama," tuturnya. (iil/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
