alexametrics

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng Diklaim Kian Berkurang

25 Maret 2019, 15:01:33 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) terus menurun kian tahunnya. Per tahun 2018, jumlah AKI tinggal 421 kasus dan AKB menjadi 4.481 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, jumlah AKI di Jateng pada tahun 2013 mencapai 613 kasus. Sementara untuk AKB per tahun 2016 lalu adalah sebesar 5.485 kasus.

“Terjadi penurunan cukup signifikan dari AKI dan AKB di Jateng sejak tahun 2013 lalu. Hal ini tidak terlepas dari program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng,” kata Yulianto, Senin (25/3).

Di saat bersamaan, angka harapan hidup warga Jateng, kata Yulianto, turut mengalami perbaikan. Per tahun 2013 lalu, angka harapan hidup masyarakat Jateng adalah 72,6 tahun. Dan dua tahun setelahnya menjadi 74,08 tahun. “Ini akan terus kami tingkatkan agar semua program kesehatan yang dicanangkan baik di tingkat nasional maupun daerah dapat terwujud,” tegasnya.

Sedangkan, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menegaskan, bahwa bukan penurunan angka kematian ibu dan anak yang menjadi fokus pihaknya. Masih ada Pekerjaan Rumah (PR) berupa penekanan angka stunting dan penyakit tidak menular lainnya.

“Dengan capaian ini, maka saya optimistis target Sustainable Development Goals (SGDs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) yang dicanangkan tahun 2030 akan tercapai, yakni di bawah 70 per 100 ribu kelahiran hidup,” ujarnya.

Hal lain yang ditekankannya, adalah betapa vitalnya melakukan investasi kesehatan sejak dini. Melalui pengubahan kebijakan kesehatan yang lebih mengedepankan sektor hulu.

“Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah orang sakit, misalnya cuci tangan sebelum makan, olahraga teratur, makan buah dan sayur, menjaga kebersihan lingkungan dan sebagainya. Ke depan langkah-langkah pencegahan inilah yang harus terus dilakukan,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads
Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng Diklaim Kian Berkurang