
SANKSI: GKR Hemas saat melakukan konferensi pers di kantor DPD RI DIJ, Jumat (21/12).
JawaPos.com - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas memastikan tak akan meminta maaf terhadap kepemimpinan Oesman Sapta Odang atau OSO di DPD RI yang telah memberikannya sanksi. Ia juga akan menempuh jalur hukum terhadap apa yang dialaminya.
"Saya tidak akan meminta maaf, karena saya masih menjunjung tinggi hukum yang harus ditegakkan di negara kita. Saya juga akan menempuh jalur hukum," kata Hemas, saat konferensi pers di kantor DPD RI DIJ, Jumat (21/12).
Dalam poin sanksi yang diterima Hemas, juga diikuti dengan persyaratan pemulihan status sebagai anggota DPD RI. Yakni berupa permintaan maaf secara lisan dan tertulis di Sidang Paripurna DPD RI. Hemas juga diwajibkan meminta maaf di media massa lokal dan nasional, kepada masyarakat yang diwakilinya
"Sebetulnya saya disuruh minta maaf di dalam sidang, dia masih ingin menghadirkan saya secara fisik di dalam sidang yang tidak pernah saya mau menghadiri," katanya.
Menghadiri rapat paripurna dan meminta maaf sama saja mengakui kepemimpinan OSO di DPD RI. Sedangkan sikapnya sejak lama tak mengakui kepemimpinan mereka.
Ia juga mengaku, selama 2017 tak mendapatkan anggaran reses. Namun hal itu tak dipermasalahkannya. "Yang penting bagi saya bisa bekerja untuk masyarakat Jogja dan Indonesia. Bahwa saya tetap bekerja, saya yakin apa yang saya lakukan," katanya.
Sebelumnya, Ketua BK DPD RI Mervin S Komber mengatakan, Hemas sudah lebih 6 kali tak menghadiri sidang paripurna DPD RI, serta sudah melewati tahapan sanksi lainnya.
Selain GKR Hemas, senator lain dari Provinsi Riau, Maimana Umar juga dikenai sanksi pemberhentian sementara. Sebelumnya, keduanya telah mendapat sanksi peringatan lisan dan dilanjutkan dengan tertulis. Namun tidak ada perubahan terhadap keduanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
