
KEBAKARAN: Puing-puing kayu dan rotan sisa kebakaran di CV Basket, Tegal Sari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/7).
JawaPos.com – Setidaknya 30 peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Cirebon selama 2 pekan terakhir. Penyebabnya beraneka ragam. Diantaranya, kelalaian manusia dan suhu panas di musim kemarau.
Kasi Tanggap Darurat Damkar Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan, dalam dua hari terakhir saja sudah terjadi 7 kali peristiwa kebakaran beruntun. Baik di pemukiman warga atau di lahan terbuka.
"Akhir-akhir ini memang sering sekali terjadi kebakaran. Dua Minggu saja sudah lebih dari 30 kali. Bahkan tadi malam, seorang bayi jadi korban kebakaran," ujarnya usai memadamkan kobaran api di gudang rotan, Tegalsari, Kecamatan Plered, Kamis (19/7).
Eno menyebutkan, dari Rabu (18/7) hingga Kamis (19/7), terjadi kebakaran yang tersebar di daerah berbeda dengan jarak berjauhan. Kondisi demikian membuat personel petugas pemadam kebakaran kerja lebih ektra untuk menaklukan api.
"Kebakaran rutin terjadi setiap hari selama seminggu ini. Kami sendiri kebingungan mengatasinya. Karena pasokan air minim," ujarnya.
Evakuasi pemadaman saat terjadi kebakaran, dikeluhkan tim operasional karena kesulitan mencari pasokan air. Depot pengisian air untuk mobil pemadam saat ini sudah mulai kehabisan. Ditambah sejumlah unit mobil pemadam kebakaran milik pemerintah Kabupaten Cirebon tidak berfungsi.
Eno mengatakan, dari 17 mobil damkar yang ada, hanya 10 unit saja yang bisa dioperasikan secara normal. Sementara 7 unit mobil damkar lainnya sama sekali tidak bisa digunakan untuk terjun ke titik lokasi kebakaran.
Eno menambahkan, keberadaan hydrant di Kabupaten Cirebon masih sangat minim. Bahkan, untuk di daerah pusat-pusat keramaian seperti pasar, dan pusat industri sangat jarang ditemui. Sehingga, petugas pemadam kebakaran sangat kesulitan mencari air untuk menjinakkan kobaran api.
"Aneh. Banyak pelaku industri dan pertokoan masih belum paham soal safety protection untuk evakuasi saat ada kebakaran. Kami pun dibuat pusing karena tidak ada hydrant," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022