Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Desember 2018 | 18.36 WIB

Pelican Crossing Bikin Macet, Dishub Bantah Kajian Kurang Matang

Pelican crossing bikin macet - Image

Pelican crossing bikin macet

JawaPos.com - Sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta kini diganti dengan pelican crossing. Teranyar, JPO Tosari yang masih dalam proses pembongkaran untuk diganti dengan pelican crossing. Namun sebagian kalangan mengkritik kebijakan ini justru menimbulkan kemacetan.


Menanggapai kritikan itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menyebut, masyarakat harus mulai menerima suatu budaya baru. Sebab, pengadaan pelican crossing merupakan upaya pengalihan agar warga mau memilih transportasi umum daripada kendaraan pribadi.


"Kami ingin menumbuhkan suatu budaya baru maka kami memperbaiki akses menuju transportasi umum itu sendiri. Kami juga ingin adanya akses yang adil dan setara untuk semua," ungkap Sigit saat dikonfirmasi, Rabu (19/12).


Sigit menyatakan, akses jalan tak sebidang tidak hanya diupayakan adil bagi kendaraan pribadi saja, melainkan untuk mereka juga yang menggunakan transportasi umum menjadi suatu kesulitan tersendiri.


Sementara terkait dengan pembangunan pelican crossing di Tosari membuat kemacetan, Sigit menegaskan, hal ini terjadi bukan karena kajian yang kurang matang, melainkan keberpihakan pemerintah apakah ke pengguna transportasi umum atau kendaraan pribadi.


"Kami bicara sekarang kepada siapa kita berpihak, kan ini tinggal talking about the time. Kita rumuskan bersama, kita bicara perda tentang RPJMD kan ada nih outline-nya. Jadi jangan bilang kurang matang," tuturnya.


Sigit melihat saat ini akses memang sangat penting dilakukan mengingat mahalnya transportasi umum yang disediakan seperti MRT dan LRT. Maka dari itu, walaupun macet ini bagian edukasi bagi warga untuk membiasakan diri naik transportasi umum.


Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyarankan untuk memecah kemacetan, jangan merobohkan JPO. Bila ingin diganti pelican crossing maka Pemprov DKI harus mengkajinya secara detail.


"Dekat Hotel Mandarin itu kan baru. Itu menimbulkan kemacetan yang sangat panjang. Jadi akibat dari penyeberangan menimbulkan kemacetan yang sangat panjang, terlebih di jam-jam sibuk," jelas Gembong.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore