
Photo
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan beberapa skenario untuk meminimalkan dampak ambruknya Jembatan Cincin Lama Widang-Babat pada Selasa (17/4). Mulai membangun jembatan sementara, menyiapkan jalur alternatif, hingga mengerahkan kapal ro-ro untuk mengangkut truk barang.
Solusi untuk efek ambruknya jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban itu memang sangat penting. Sebab, jembatan yang dibangun pada 1970-an tersebut adalah "jantung" utama pantura dari Surabaya menuju Semarang dan sebaliknya. Pada momen mudik Juni mendatang, akan terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang sangat tinggi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, Kementerian PUPR berkomitmen untuk memperbaiki jembatan. Prosesnya ditargetkan tidak sampai 45 hari. "Dengan demikian, sebelum Lebaran sudah selesai," katanya. "Tapi, kami juga menyiapkan jalur alternatif," katanya.
Di jembatan yang terputus rencananya dipasang jembatan bailey. Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya I Ketut Darmawahana. "Jembatan bailey akan dipasang sesuai hasil survei yang dilakukan tim ahli yang melakukan survei mulai hari ini (kemarin, Red)," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Jembatan bailey akan dipasang pada segmen yang rusak saja. Yaitu, segmen tiga. Sebagaimana diberitakan, jembatan sepanjang 260 meter itu terbagi dalam lima segmen. Kondisi empat segmen lain masih kuat.
Ketut menargetkan, perbaikan jembatan bisa selesai pada H-10 Lebaran. "Jika nanti tak terjadi halangan saat perbaikan, saya kira-kira awal Juni sudah kita selesaikan," ujar Ketut.
Meski jembatan sementara, Ketut menyatakan, bailey juga kuat untuk dilalui kendaraan besar. Termasuk kendaraan pengangkut barang. Meski demikian, Budi Karya tetap menyiapkan alternatif lain bagi kendaraan besar selain melewati lokasi jembatan yang ambruk itu.
Kendaraan kecil bisa lewat di lokasi jembatan ambruk. Kalaupun jembatan pengganti belum selesai, Jembatan Cincin Baru yang bersebelahan langsung dengan Jembatan Cincin Lama bisa digunakan dua arah untuk mobil kecil. Lalu, untuk kendaraan besar, disiapkan alternatif jalur utara, selatan, dan kapal ro-ro.
Jalur alternatif utara melewati Surabaya-Paciran-Brondong-Tuban-Semarang. Sedangkan jalur selatan melewati Surabaya-Lamongan-Cepu-Blora-Purwodadi-Semarang.
Bila jalur alternatif itu sangat padat, akan dikerahkan kapal ro-ro. Kapal itu diperkirakan bisa mengangkut 200 truk langsung dari pelabuhan di Surabaya menuju Semarang.
Budi Karya juga menyiapkan angkutan masal seperti bus untuk warga di sekitar lokasi jembatan ambruk. Tujuannya, meminimalkan jumlah kendaraan pribadi. "Bila dimungkinkan, kita akan memberikan mudik gratis dari Surabaya ke Semarang atau sebaliknya. Sehingga kepadatan lalu lintas mobil-mobil kecil bisa ditekan," papar Budi.
Jembatan Sudah Sering Rusak
Terkait penyebab ambruknya jembatan, Ketut menyebut faktor kelebihan beban. Saat kejadian, ada tiga truk bermuatan masing-masing 40 ton yang lewat bersamaan. Padahal, kemampuan jembatan maksimal 45 ton.
Meski disebut tua, menurut Ketut, Jembatan Cincin Lama belum terlalu tua. Sejak beroperasi sampai ambruk, usianya sekitar 40 tahun. "Padahal, seharusnya bisa mencapai 50 tahun," ucapnya.
Jembatan baja yang diimpor dari Inggris itu sebenarnya sudah beberapa kali mengalami masalah. Terutama dalam dua tahun terakhir. Pada pertengahan 2015, pelat di segmen dua putus. Namun, tidak ada korban karena kerusakan diketahui sebelum jembatan ambruk. Penanganannya, dilakukan pengelasan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
