Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 April 2018 | 03.16 WIB

Antisipasi Arus Mudik, Jembatan Widang Tuban Diganti Bailay

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin, saat meninjau lokasi ambruknya jembatan Cincin Babat-Widang, Rabu (18/4). - Image

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin, saat meninjau lokasi ambruknya jembatan Cincin Babat-Widang, Rabu (18/4).

JawaPos.com - Dampak ambruknya Jembatan Cincin Babat-Widang juga diprediksi akan berimbas pada arus mudik lebaran. Untuk mengantisipasi kendala menjalang arus mudik tersebut, sejumlah petugas gabungan merencanakan pemasangan jembatan bailay.


"Untuk mengantisipasi jalur mudik nanti, kita akan memasang jembatan bailey seperti di beberapa daerah lain. Pemasangan jembatan ini, membutuhkan waktu sekitar satu bulan," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin, Rabu (18/4).


Jembatan bailey merupakan jembatan rangka baja ringan berkualitas tinggi dan dapat dipindah-pindah. Pemasangannya pun termasuk mudah. Apalagi untuk antisipasi sementara arus lalu lintas daerah-daerah yang terdampak bencana.


"Struktur jembatan yang bersifat temporary dan portable inilah yang menjadikan jembatan panel bailey ini sangat dibutuhkan dititik-titik yang memerlukan penanganan cepat dan terukur," tambah Irjen Machfud saat meninjau Jembatan Cincin Babat-Widang bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Jawa Timur-Bali I Ketut Darmawahana.


Struktur jembatan bailey mempunyai panjang perpanel 3,048 meter. Dengan bentang jembatan adalah kelipatan dari panjang setiap panel. Berdasarkan Surat Keputusan Standard Nasional Indonesia (SK-SNI), pedoman yang dipakai untuk menentukan standard berat pada jembatan bailey berbeda dengan jembatan rangka baja truss.


Jembatan truss rangka baja menggunakan pedoman standard 'Berat Minimal. Sedangkan untuk jembatan bailey, menggunakan pedoman standard 'Berat Maksimal'. Karena konstruksi jembatan bailey sangat mengutamakan berat yang ringan dengan menggunakan material komponen yang high grade material. Dan persyaratan yield strength atau titik leleh minimal 345 MPa.


Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Jawa Timur-Bali I Ketut Darmawahana menyampaikan, pemasangan jembatan bailey akan selesai H-10 lebaran. "Kami menargetkan awal Juni pemasangan jembatan sementara sudah dapat dilalui," ujar I Ketut Darmawahana.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore