JawaPos Radar

Merbabu Darurat Kebakaran, Heli Water Bombing Dikerahkan

17/10/2018, 14:15 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Gunung Merbabu Kebakaran
ILUSTRASI: Pemerintah Kabupaten Semarang menetapkan status darurat bencana kebakaran menyusul belum jinaknya api di sisi barat Gunung Merbabu. (Joko Hardyono/Radar Sampit/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Semarang menetapkan status darurat bencana kebakaran menyusul belum jinaknya api di sisi barat Gunung Merbabu. Upaya pemadaman via udara pun dilakukan dengan meminjam helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto sedianya mengatakan, status darurat bencana ditetapkan selama 14 hari sejak Selasa (16/10) kemarin. Dengan demikian, api berkobar di Merbabu dapat ditangani secara intesif.

"Baru saja heli pengangkut air dikerahkan. Jam 12.15 WIB tadi berangkat dari Lanud Semarang," ujarnya saat dihubungi, Rabu (17/10).

Gunung Merbabu Kebakaran
Saat ini si jago merah sudah mencapai pos 4 pendakian atau Thekelan di wilayah Kabupaten Semarang. Padahal sebelumnya hanya di Basecamp Thekelan-Wekas Pakis, atau antara pos 2 dan pos 4 saja. (Istimewa)

Ia mengatakan, sebelumnya heli tersebut juga sudah melangsungkan survei lokasi. Heru berharap, pada upaya pemadaman via udara ini, kendaraan berbaling-baling tersebut mampu mencapai area titik api yang diketahui memiliki ketinggian 3.145 Mdpl.

"Helinya tipe M18 dengan bobot 4 ton. Kuat mengangkut air sebanyak 4 ribu liter yang kami ambil dari Rawa Pening untuk pengeboman airnya," terangnya lagi.

Heru mengungkap, saat ini si jago merah sudah mencapai pos 4 pendakian atau Thekelan di wilayah Kabupaten Semarang. Padahal sebelumnya hanya di Basecamp Thekelan-Wekas Pakis, atau antara pos 2 dan pos 4 saja.

"Status darurat bencana selama 14 hari ini bisa diperpanjang manakala api belum bisa dipadamkan, bahkan dengan water bombing. Tapi semisal dua hari padam, ya disudahi," cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sisi barat kawasan Gunung Merbabu yang masuk wilayah Kabupaten Semarang, dilaporkan dilalap api sejak Minggu (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Belum diketahui titik pertama munculnya api atau pemicunya sampai saat ini. Jalur pendakian via Thekelan pun sudah ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up