
ILUSTRASI: Pemerintah Kabupaten Semarang menetapkan status darurat bencana kebakaran menyusul belum jinaknya api di sisi barat Gunung Merbabu.
JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Semarang menetapkan status darurat bencana kebakaran menyusul belum jinaknya api di sisi barat Gunung Merbabu. Upaya pemadaman via udara pun dilakukan dengan meminjam helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto sedianya mengatakan, status darurat bencana ditetapkan selama 14 hari sejak Selasa (16/10) kemarin. Dengan demikian, api berkobar di Merbabu dapat ditangani secara intesif.
"Baru saja heli pengangkut air dikerahkan. Jam 12.15 WIB tadi berangkat dari Lanud Semarang," ujarnya saat dihubungi, Rabu (17/10).
Ia mengatakan, sebelumnya heli tersebut juga sudah melangsungkan survei lokasi. Heru berharap, pada upaya pemadaman via udara ini, kendaraan berbaling-baling tersebut mampu mencapai area titik api yang diketahui memiliki ketinggian 3.145 Mdpl.
"Helinya tipe M18 dengan bobot 4 ton. Kuat mengangkut air sebanyak 4 ribu liter yang kami ambil dari Rawa Pening untuk pengeboman airnya," terangnya lagi.
Heru mengungkap, saat ini si jago merah sudah mencapai pos 4 pendakian atau Thekelan di wilayah Kabupaten Semarang. Padahal sebelumnya hanya di Basecamp Thekelan-Wekas Pakis, atau antara pos 2 dan pos 4 saja.
"Status darurat bencana selama 14 hari ini bisa diperpanjang manakala api belum bisa dipadamkan, bahkan dengan water bombing. Tapi semisal dua hari padam, ya disudahi," cetusnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sisi barat kawasan Gunung Merbabu yang masuk wilayah Kabupaten Semarang, dilaporkan dilalap api sejak Minggu (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Belum diketahui titik pertama munculnya api atau pemicunya sampai saat ini. Jalur pendakian via Thekelan pun sudah ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
