
PELURU: Peluru aktif yang tercecer di lokasi kejadian pada Sabtu (14/7) malam
JawaPos.com - Seorang perempuan di Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman sempat menjadi sandera terduga teroris ketika peristiwa penangkapan yang dilakukan di Jalan Kaliurang Km 9,5 pada Sabtu (14/7) malam. Bahkan perempuan yang diketahui bernama Sulis Khusnul Qotimah, 35, sempat dikalungi celurit oleh salah seorang pelaku.
Salah seorang kerabat dari Sulis, Biworo, 36, mengatakan, terduga teroris itu awalnya membajak sebuah truk bernomor polisi AB 8014 BK. Kendaraan itu melaju dari arah Utara lalu di lokasi kejadian kemudian berbelok ke kiri menuju rumah warga.
Truk tersebut sempat menabrak 2 sepeda motor yang diparkir. Kemudian Sulis bersama suaminya yang berada di depan rumah mengira itu merupakan kejadian tabrakan biasa. "Sempat dikira tabrakan. Truk saat berhenti, sopirnya berhasil lolos," katanya, Sabtu (14/7).
Terduga teroris yang kemudian juga keluar dari truk langsung memegang tangan Sulis. Saat itu celurit yang dibawanya kemudian dikalungkan ke Sulis. "Sekitar 2 jam, kakak ipar (Sulis) saya kemudian menyodok pelaku memakai tangan kiri," katanya.
Sebanyak 2 orang anggota polisi langsung datang dan menyelamatkan Sulis. Terduga juga pada saat itu langsung dilumpuhkan. "Kakak ipar saya lalu lari ke lapangan futsal minta tolong," ujarnya.
Meski tak terluka saat penyanderaan, Sulis sempat terjatuh ketika melarikan diri. Mengakibatkan ia mengalami sedikit luka.
Lanjut Biworo, ketika penyanderaan pula, terduga sempat menanyakan kepada Sulis mengenai keberadaan orang yang memakai sepeda motor. Kemungkinan itu merupakan rekan dari terduga tersebut.
Dari data yang dihimpun di lapangan, terduga teroris juga sempat meneriakkan takbir sebelum dilumpuhkan oleh petugas. Mereka juga melakukan perlawanan terhadap petugas dengan memakai senjata tajam.
Kepala Bidang Humas Polda DIJ AKBP Yulianto sebelumnya mengatakan, dalam proses pengejaran itu sebanyak 2 anggota dari Densus 88 yang mengalami luka bacok. Yaitu di bagian pinggang serta tangannya. "Ada baku tembak juga. Karena melawan akhirnya dilakukan tindakan tegas," katanya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, 3 terduga teroris dilumpuhkan pada Sabtu (14/7) malam di Jalan Kaliurang km 9,5. Pelaku diketahui bernama Sutrisno, Abdul Safei dan Ghaniy Ridianto ditembak dan hasil pemeriksaan awal menyatakan meninggal dunia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
