
VESPA AFFINIS: Petugas Damkar Klaten menunjukkan serangga jenis vespa affinis atau yang lebih dikenal dengan nama tawon ndas.
JawaPos.com - Populasi serangga jenis Vespa Affinis atau lebih dikenal Tawon Ndas di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), semakin mengkhawatirkan. Bahkan sepanjang 2017-2018, sedikitnya tujuh warga meninggal dunia karena sengatan Tawon Ddas.
Di awal tahun ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten sudah melakukan penanganan terhadap 15 laporan sarang Tawon Ndas dan masih ada 30 laporan lagi. Keberadaan sarang Tawon Ndas di Klaten sudah diketahui sejak akhir 2016. Setiap tahunnya, jumlah laporan yang masuk ke Damkar terus bertambah. Bahkan tahun ini tercatat ada lebih dari 300 laporan yang masuk ke Damkar.
"Di tahun ini kami sudah melakukan penanganan sebanyak 247 sarang. Untuk korban meninggal karena sengatan Tawon Ddas atau Tawon Gung sebanyak lima orang. Sedangkan tahun 2017 ada dua orang," ungkap petugas Damkar Klaten Irwan Santoso menyampaikan, JawaPos.com, Selasa (15/1).
Penyebaran Tawon Ndas hampir merata di seluruh kecamatan di Klaten. Jumlahnya cukup tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain di Soloraya. Tawon Ndas ini sering memilih pohon dan permukiman warga untuk bersarang. "Tawon-tawon ini memilih lokasi yang tersembunyi. Tidak terkena hujan, sinar matahari dan hujan, serta jauh dari aktivitas manusia," ungkapnya.
Irwan menambahkan, keberadaan Tawon Ndas memang cukup berbahaya. Namun selama ini banyak masyarakat yang beranggapan bahwa tawon tersebut tidak berbahaya. Padahal racun di dalam tubuh Tawon Ndas bisa merusak ginjal dan saraf.
"Dia bisa menyengat berulang kali sampai racun di dalam tubuhnya habis. Lalu dia bisa memproduksi racun lagi. Ini berbeda dengan lebah madu yang sekali menyengat langsung mati," ulas Irwan.
Untuk itu, petugas mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mendapati adanya sarang Tawon Ndas agar berhati-hati atau langsung melaporkan ke Damkar Klaten di nomor 0272324113.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
