
PILPRES 2019: Dua paslon yang bertarung dalam Pilpres 2019, Jokowi-Ma
JawaPos.com - Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) disebut-sebut menjadi bagian dari pendukung pasangan calon (paslon) Presiden Jokowi-Ma'aruf Amin. Tudingan itu juga sempat viral di berbagai grup media sosial (medsos) facebook maupun instagram beberapa waktu lalu.
Tudingan tersebut lantas dibantah tegas oleh Ketua Umum IPPMI M Rafiq Perkasa Alamsyah. Menurutnya, tuduhan tersebut hanyalah isu belaka. "Nggak pernah. Isu saja itu," kata Rafiq menjawab JawaPos.com, Selasa (15/1).
Secara organisasi, lanjut Rafiq, IPPMI tidak pernah mengambil keputusan resmi harus mendukung salah satu paslon capres dan cawapres.
"Semua warna ada. Bahkan, wakil ketua saya di tim nasionalnya Prabowo. Beberapa kader di daerah juga pengurus Gerindra dan PKS. Intinya, tidak memilih kedua paslon secara organisasi. Hak pilih diberikan bebas kepada seluruh kader berdasarkan analisa masing-masing," tegasnya.
Selain itu, M Rafiq juga membantah, jika organisasi yang kini dinahkodainya sengaja muncul dan mencari panggung jelang Pemilu 2019. Sebab, kata Rafiq, IPPMI ini telah berdiri sejak 11 tahun silam, persisnya 7 Juli 2007 lalu.
Awalnya, IPPMI hanya berbentuk komunitas. Namun, di 2010, IPPMI resmi menjadi Organisasi Kepemudaan (OKP) dan terdaftar di Kemenpora. "Kongres pertama di Papua tahun 2015 silam," katanya.
Rafiq juga mengklaim, IPPMI sudah terbentuk di 20 provinsi se-Indonesia. Serta telah memiliki perwakilan Luar Negeri di Jepang dan Malaysia. Namun, Rafiq tidak mengetahui jumlah pasti anggota IPPMI di Nusantara.
"Kami tidak pernah mendata berapa jumlah anggota dan kader yang pasti banyak jumlahnya kalau digabung 20 provinsi," klaimnya.
Sebelumnya, Rafiq meminta kepada dua pasangan calon (paslon) capres dan cawapres yang akan berkampanye di Sumbar di tes baca alquran dan menjadi imam salat.
Rafiq Perkasa Alamsyah mengatakan, usulan bagi capres dan cawapres baca alquran dan imam salat ini semata untuk memastikan pemahamannnya tentang Islam itu sendiri.
"Kami cuma memberikan usulan dan tantangan kepada kedua paslon seperti yang diberikan Aceh juga. Kami usul, untuk masuk Sumbar, kedua paslon itu di tes baca alquran dan jadi imam salat," pungkasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
