
ILUSTRASI: Kasus pencabulan terhadap anak.
JawaPos.com - Dunia pendidikan Islam kembali tercoreng. Pasalnya seorang guru pesantren diduga telah mencabuli santrinya. Kejadian bejat itu terjadi di Pondok Pesantren Al-Ikhwan, Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat.
Kecurigaan warga sekitar Ponpes berawal saat para santri yang kabur pada Rabu (13/3). Secara bersamaan santri-santri itu kabur ke rumah keluarga, warga hingga Kantor Desa Serapuh ABC. Mereka meminta tolong kepada warga agar perlakuan bejat oknum guru di tempatnya menimba ilmu dilaporkan.
Kabarnya, aksi cabul sang guru sudah berlangsung lama. Para santri ingin, guru berinisial DS, 40, dilaporkan.
"Memang udah lama Ustad itu sodomi santri bang. Tapi santri gak ada yang berani lapor," ujar ML, kakak salah seorang Santri yang ada di sana, Kamis (14/3).
Kaburnya para santri Rabu (13/3) malam itu membuat gejolak. Warga dan para wali santri mendatangi pesantren. Aparat kepolisian pun akhirnya menyambangi ponpes tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, DS dikenal sebagai orang yang baik dan rajin beribadah. Namun entah mengapa dia tega melakukan perbuatan bejat itu. Status sebagai guru yang harusnya menjadi seorang panutan sungguh tak pantas disematkan kepada DS.
ML mengatakan, adiknya terpaksa dibawa pulang sementara. Meski pun adiknya tidak menjadi korban. Begitu juga dengan sejumlah santri lainnya. "Mau gak mau lah bang. Sementara, biar tenang dulu kondisinya. Apalagi udah mau Ujian Nasional juga kan," pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Juriadi mengatakan, DS sudah ditahan. Totalnya ada 14 santri yang sudah menjadi korban. "Kita masih akan melakukan pengembangan kasus ini. Tidak tertutup kemungkinan ada korban lainnya. Kita masih menyelidiki motif pelaku," ujarnya singkat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
