
Presiden RI Jokowi didampingi Kemendes, Eko Putro Sandjojo dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat meninjau langsung program padat karya di Sumsel.
JawaPos.com - Penggunaan dana desa harus dapat langsung dirasakan masyarakat. Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi meminta agar pengelolaan dana desa dilakukan secara swakelola dan jangan melibatkan lagi kontraktor.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan, memang aturan penggunaan dana desa secara swakelola sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, masih dibatasi aturan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).
Dalam aturan LKPP untuk proyek yang nilainya lebih dari Rp 200 juta harus dilaksanakan oleh kontraktor.
"Di tahun ini, pak Presiden telah meminta agar aturan tersebut diubah sehingga penggunaan dana desa dilakukan swakelola tidak melibatkan lagi kontraktor," katanya saat meninjau program padat karya di Desa Pangkalan Gelebak, Banyuasin, Sumsel, Jumat (13/7).
Menurutnya, jika pengelolaan dana desa melibatkan jasa kontraktor maka uang yang dihasilkan tidak akan berputar di desa tersebut. Berbeda halnya jika dilakukan swakelola, dimana 30 persen dari nilai proyek tersebut diperuntukkan bagi upah para pekerja.
Dengan begitu, tentunya akan menambah sumber pendapatan bagi warga di desa tersebut dan dapat menggerakkan perekonomian desa.
"Kunjungan kami ke Desa Pangkalan Gelebak ini untuk memastikan penggunaan dana desa tepat sasaran dan dapat bermanfaat bagi masyarakat di desa," tutupnya.
Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo menambahkan, program padat karya ini tujuannya untuk mempercepat pembangunan di desa. Seperti membangun Jalan, MCK, Posyandu dan lain sebagainya yang bermanfaat dan dibutuhkan bagi masyarakat di desa.
Sejauh ini, dana desa yang telah dialokasikan sejak empat tahun terakhir mencapai Rp 187 triliun.
"Saya melihat penggunaan dana desa disini sudah baik dan dapat langsung dirasakan para warga," katanya.
Ia berharap kedepan dana desa ini mampu mempercepat pembangunan di desa dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa. "Kami akan meningkatkan dana desa ini setiap tahunnya," tutup Jokowi.Presiden RI Jokowi didampingi Kemendes, Eko Putro Sandjojo dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat meninjau langsung program padat karya di Sumsel.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
