
Sandiaga Uno mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
JawaPos.com - Berhentinya Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta membuat banyak pihak bingung. Pasalnya, Presiden Joko Widodo terdahulu tidak sampai memberhentikan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, hanya cuti saja.
Pengamat politik sekaligus Analisis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio melihat langkah itu baik diambil Sandi.
"Ini sebenarnya langkah cerdiknya Sandi sebetulnya, untuk karir politiknya dia. Kalau sekarang kan dia bisa saja menang, kans menang kan masih fifty-fifty," jelasnya kepada JawaPos.com, Sabtu (11/8).
"Tapi kan yang dia lihat 2024 nanti, kalaupun dia kalah arena 2024 kan kosong dan dia kan dengan modal sebagai peserta pemilu, dia punya modal bagus di 2024, jadi ini hitung-hitungan politik yang bagus buat Sandi sebetulnya," terangnya.
Hendri melihat langkah-langkah Sandi telah diperhitungkan dengan matang. Mengingat background-nya sebagai pebisnis andal, Hendri melihat ini langkah yang tepat secara hitung-hitungan politik.
Menurutnya, Sandi diketahui memiliki gerak cepat dalam menentukan keputusannya untuk berhenti dari jabatan politik sebagai Wagub DKI. Ketimbang Joko Widodo yang mengambil langkah nonaktif saat mengikuti Pemilihan Presiden.
"Ya artinya Sandi memang tidak terlalu mengincar atau menginginkan jabatan politik saat ini, sementara Jokowi mengandalkan jabatan politik untuk karir politiknya, sehingga perhitungannya dia ya pas itu nonaktif saja," tandasnya.
Terlepas dari hal tersebut, Hendri tidak mempermasalahkan keputusan Jokowi yang mengambil langkah mengundurkan diri ataupun berhenti langsung. Sebab, menurutnya setiap orang memiliki hitungan politik masing-masing.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
