
Ketum DPD Projo Indonesia Budi Arie Setiadi saat memberikan sambutan pada acara deklarasi relawan Projo di ballroom Hotel Arya Duta Pekanbaru, Riau, Rabu (10/10).
JawaPos.com - Ketua Pro Jokowi (Projo) Indonesia Budi Arie Setiadi hadir dalam acara deklarasi relawan Projo yang diikuti oleh 12 kepala daerah se-Riau. Acara ini diadakan di ballroom Hotel Arya Duta Pekanbaru, Riau, Rabu (10/10) sore.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Muni oleh teman-temannya ini sempat membahas pernyataan hoax yang disampaikan Ratna Sarumpaet yang berujung pidana, lantaran aktivis HAM, Ratna Sarumpaet tersebut digiring ke penjara.
"Ini gak sendirian ni. Bikin cerita rame-rame tapi kok bisa sendiri yang jadi tersangka. Paling nggak ada 6 orang (tersangkut kasus Ratna). Ini soal hukum. Hukum merupakan panglima dan ini negara hukum," jelas Budi Arie.
Ia mengapresiasi kinerja pihak kepolisian dengan cepat dan cermat telah mengungkap kebohongan Ratna. "Kita harus mengapresiasi pihak kepolisian dengan begitu cepat dan akurat dalam waktu satu jam sudah membeberkan kebenaran," tuturnya.
Di hadapan kepala daerah se-Riau pula, Budi Arie menyampaikan kalau musuh terbesar Jokowi saat ini adalah hoax. Maka dari itu, Jokowi menginginkan agar para relawannya di tiap daerah untuk menyampaikan optimisme kepada masyarakat di daerahnya masing-masing agar tidak termakan informasi maupun berita bohong.
"Kita selalu menyampaikan optimisme. Jangan bilang Indonesia bubar, jangan bilang operasi plastik tapi digebukin. Kalau pemimpinnya sudah bikin drama begitu, mau jadi apa kita di 5 tahun kedepan," bebernya.
Maka dari itu, Budi Arie pun menilai bahwa, Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi sudah tepat. Selama 4 tahun menjabat, Jokowi sudah mampu mewujudkan program Nawacita yang dicanangkannya walaupun masih terdapat beberapa kekurangan.
"4 tahun perjalanan Pak Jokowi sudah tepat. Memang banyak yang kurang karena untuk memperbaiki negeri ini berat karena negeri kita bangsanya sangatlah besar," tuturnya.
Budi Arie berharap agar para kepala daerah yang telah menyatakan mendukung Jokowi dan Ma'ruf Amin untuk dapat memenangkan Jokowi di daerahnya.
"Kenapa harus menang besar? Karena supaya Pak Jokowi tidak diganggu lagi 5 tahun ke depan. Selain itu saya belum pernah lihat pimpinan seperti Pak Jokowi yang bekerja sepenuh hati, tidak KKN dan tidak membangun dinasti politik dan dinasti ekonomi," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022