JawaPos Radar

Turun Gunung, Monyet Ekor Panjang Jarah Kebun Petani Gunungkidul

07/09/2018, 19:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kawanan Monyet Turun Gunung
ILUSTRASI: Monyet ekor panjang menjarah makanan di dekat pemukiman warga. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kawanan monyet ekor panjang turun gunung dan menjarah hasil pertanian warga di Desa Tepus, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta beberapa waktu belakangan ini. Mereka mayoritas menyerbu hasil pertanian milik warga, berupa ubi-ubian.

"Kalau waktu musim kemarau seperti ini, sampai ke dekat pemukiman warga. Ada makanan mereka, langsung diambil," kata Kepala Desa Tepus, Supardi saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (7/9).

Makanan yang mereka cari kebanyakan berupa hasil tanaman warga. Seperti ubi, jagung, dan ketela. "Kalau kerugiannya itu panen milik warga jadi berkurang. Bahkan kalau kemarau seperti ini bisa sampai habis," ucapnya.

Kawanan monyet tersebut habitatnya berada di perbukitan kawasan Tepus. Sudah lama mereka hidup di sana, dan biasanya juga ke ladang petani di bukit-bukit. "Sudah lama kalau ke ladang-ladang. Biasanya ada di sepanjang pantai juga," tandasnya.

Warganya pun tak berkutik menghadapi serangan kawanan monyet yang kelaparan tersebut. Setiap kali bertemu dengan manusia, mereka lari. Namun ketika sepi kemudian kembali lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, terkait serangan kawanan monyet ke ladang warga di Tepus hingga kini belum ada laporan yang masuk.

Ia meminta agar warga untuk menanam tanaman buah-buahan, untuk pakan monyet. Supaya meminimalkan kerugian akibat gagal panen hasil tani. "Dulu sudah kami sosialisasikan, kalau mengatasi serangan monyet itu tanam buah-buahan," pungkasnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up