
ILUSTRASI: Monyet ekor panjang menjarah makanan di dekat pemukiman warga.
JawaPos.com - Kawanan monyet ekor panjang turun gunung dan menjarah hasil pertanian warga di Desa Tepus, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta beberapa waktu belakangan ini. Mereka mayoritas menyerbu hasil pertanian milik warga, berupa ubi-ubian.
"Kalau waktu musim kemarau seperti ini, sampai ke dekat pemukiman warga. Ada makanan mereka, langsung diambil," kata Kepala Desa Tepus, Supardi saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (7/9).
Makanan yang mereka cari kebanyakan berupa hasil tanaman warga. Seperti ubi, jagung, dan ketela. "Kalau kerugiannya itu panen milik warga jadi berkurang. Bahkan kalau kemarau seperti ini bisa sampai habis," ucapnya.
Kawanan monyet tersebut habitatnya berada di perbukitan kawasan Tepus. Sudah lama mereka hidup di sana, dan biasanya juga ke ladang petani di bukit-bukit. "Sudah lama kalau ke ladang-ladang. Biasanya ada di sepanjang pantai juga," tandasnya.
Warganya pun tak berkutik menghadapi serangan kawanan monyet yang kelaparan tersebut. Setiap kali bertemu dengan manusia, mereka lari. Namun ketika sepi kemudian kembali lagi.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, terkait serangan kawanan monyet ke ladang warga di Tepus hingga kini belum ada laporan yang masuk.
Ia meminta agar warga untuk menanam tanaman buah-buahan, untuk pakan monyet. Supaya meminimalkan kerugian akibat gagal panen hasil tani. "Dulu sudah kami sosialisasikan, kalau mengatasi serangan monyet itu tanam buah-buahan," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
